Kisah Spiritual Tak Lekang Zaman
Ilustrasi Sukadeva menyampaikan Srimad Bhagavatam sumber www harekrsna com
Senggama dengan Semesta
“Seks sebagaimana dipahami dan dilakukan saat ini hanya memboroskan energi. Kenikmatan yang dirasakan hanya bertahan beberapa saat saja. Tidak lama kemudian, Anda lapar lagi, haus lagi, mencari lagi. Dan ketika ketertarikan terhadap pasangan Anda memudar, Anda mengejar pemicu baru. Seks tidak pernah memuaskan. Entah dengan predikat Tantra, atau polos tanpa predikat, tanpa atribut, tanpa dupa dan lilin. Kembali pada seks yang tidak pernah memuaskan. Alasannya seks tidak memenuhi kebutuhan jiwa. Jiwa membutuhkan senggama agung dengan semesta, bukan passion, bukan birahi, tetapi compassion, kasih.” (Krishna, Anand. (2012). Sanyas Dharma Mastering the Art of Science of Discipleship Sebuah Panduan bagi Penggiat Dan Perkumpulan Spiritual. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama)
Dalam bahasa Sansekerta burung beo juga dikenal sebagai burung Suka. Ketika buah yang sudah masak dipotong oleh paruh burung Suka, rasa manis ditingkatkan. Demikian pula buah Veda yang sudah…
Lihat pos aslinya 1.137 kata lagi

