KARYA SISWA JILID 3 : BERMAIN PERAN

sebagai pendidik, saya berusaha mengeksplorasi bakat anak – anak didik saya agar mereka memiliki atau memunculkan karakter mereka, kreatifitas mereka dan yang terpenting mereka akan terlatih menghadapi berbagai situasi dalam hidup mereka.

bermain peran adalah melatih kecerdasan emosi kita. manusia itu sangat kompleks, sehingga model dan metode yang digunakan dalam mencapai tujuan pembelajaran juga beragam

berikut saya lampirkan beberapa drama yang kami kerjakan bersama

  1. Tilopa dan Naropa

naskah : https://adnyaninatha.com/2015/11/19/tilopa-dan-naropa/

Bagian 1 : Tilopa dan Naropa Bagian 1

Bagian 2 : Tilopa dan Naropa Bagian 2

Bagian 3 : Tilopa dan Naropa Bagian 2

 

2. Gayatri Sadhana

naskah : https://adnyaninatha.com/2016/05/23/cinta-yang-mencerahkan-gayatri-sadhana-laku-spiritual-bagi-orang-modern/

Bagian 1 : https://youtu.be/BixwD1VlEMU

Bagian 2 : https://youtu.be/9B51Fu96U3Q

Bagian 3 : https://youtu.be/KM1IXe6F7vM

 

semoga bermanfaat

Om Shanti, Shanti, Shanti Om

Dipublikasi di Materi Pelajaran, Media Pembelajaran, My Life Note, Pasraman Widya Bhuana, Pendidikan agama Hindu | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Memanfaatkan Waktu Secara Berkualitas

Mengikuti kegiatan PPG di bali selama kurang lebih 4,5 bulan aku telah mencoba menggunakan waktu secara berkualitas. Sejak 15 Juli 2019 ku injakkan kaki di pulau ini memang untuk tujuan-tujuan penting. Memang telah ku niatkan bahwa aku akan mengisinya dengan banyak berbuat daripada berbicara.

Di luar kegiatan PPG, ku awali aktivitas dengan mengunjungi Pura Tanah Lot. Untuk mengingatkan diri bahwa hidup ini harus di isi dengan perjuangan dan kerja keras. Pura Tanah Lot, tanah yang keras itu akan menjadi starting point untuk melihat bahwa ketika kita bekerja keras maka kehidupan akan “melunak”.

Setelah itu, upaya mengisi diri ku awali dengan mengikuti kelas Bahasa sansekerta dalam program Samskrtam Sambhasana Sibhiram selama 10 hari berturut-turut dan ku tutup dengan persembahan kecil pada perayaan Samkrta Sandhya.

Selain mengisi diri, juga ku lakukan upaya berbagi dengan berlatih yoga bersama sabahat-sahabat guru agama Hindu dari berbagai daerah. Mengenal mereka sungguh sebuah karma baik. Dan kesempatan lainnya juga adalah mengajar Yoga di SLB Negeri 1 Denpasar. Bertemu mereka juga menjadi sebuah value tersendiri.

Selain mengisi diri dan berbagi, juga ku ikuti upaya pembersihan diri dengan melukat bersama teman-teman di Pancoran Solas. Dan di kesempatan lain juga bertirta yatra ke Pura Besakih bersama guru-guru SMP dan melukat di Rumah Dayu Bhagini di Nongan Karangasem

Kelas Bhagavadgita juga tidak ketinggalan, bersama ibu Surpi Aryadharma.

Masih pula menyempatkan diri mengikuti langkah kaki Pak Donder dengan ikut pada acara open mic Dharma. Dan di daulat menjadi juri dadakan. Di lnjutman dengan rekaman video tentang teologi untuk WORLD HINDU PARISHAD.

Kegiatan lain lagi, ku ikuti kelas Satsang bersama Bhagavan Jaya, dimana aku mendapatkan pengetahuan tentang cara melafalkan mantra dengan benar. Juga berkesempatan mengunjungi griya beliau di Batuan-Gianyar. Begitu banyak energi positif yang ku terima.

Di akhir perjalanan panjang selama di Bali. Aku dedikasikan waktuku untuk mengambil langkah penting dengan mengikuti sertifikasi Yoga. Tidak tanggung-tanggung, ku jalani sertifikasi untuk 3 level.

Hari itu, kamis 31 oktober 2019 hingga 1 november 2019, memulai mula Tapa. Langkah awal sertifikasi yoga ini. Aku mendapat 5 kelompok asanas yoga. Yaitu Suryanamaskara, Chandranamaskara, Surya Daryam, Surya Kartalam dan Nadvityam Surya. Seluruh asanas ini di lakukan pengulangan sebanyak 10 putaran.

Pertemuan kedua pada sabtu-minggu, 9-10 november 2019, selain mengulang latihan 5 jenis kelompok asanas itu, aku juga mendapat tambahan 3 jenis yoga kelompok chandra yaitu yoga Chandra Kirana, Chandra Lomawati dan Chandra Kumari. Ini juga di latih sebanyak 10 putaran. Jadi total terdapat 8 jenis kelompok asanas.

Dan pertemuan terakhir sebelum ujian untuk sertifikasi yoga di lakukan, aku datang sendiri dan berlatih di bawah pengawasan pelatih selama kurang lebih 7 jam. Dengan melatih 4 kelompok asanas surya dan 4 kelompok asanas chandra. Sehingga hari itu telah aku jalani 1.160 asanas.

Tiba saatnya untuk ujian, 1.160 asanas ini tak dapat di tawar. Pada Rabu, 27 november 2019, aku ikuti ujian. Pada level 1 aku selesaikan 311 asanas. Level 2 aku selesaikan 360 asanas dan di level 3 aku selesaikan 510 asanas. Sehingga total asanas yang aku selesaikan untuk mencapai 3 level adalah 1.181 Asanas. Sungguh angka yang unik. Karena jika di jumlahkan angka ini menjadi 11.

Setelah menyelesaikan seluruh studi itu, akan aku tutup dengan puja di Pura Lempuyang Luhur. Semoga terwujud 💐💐💐🙏

Dipublikasi di My Life Note | Meninggalkan komentar

GLORY OF HATHA YOGA

by Svami Sivananda

O Brother, attain good health.

Without health how can you live?

Without health how can you earn?

Without health how can you succeed?

Process the health through Hatha,

Unite the Ha with Tha,

Unite the moon with the sun,

Unite the Prana with Apana,

Drink the nectar at Sahasrara,

And live in the Immortal abode.

Hatha yoga and Raja Yoga are inseparable,

Where Hatha ends Raja Yoga begins.

Hatha Yoga Prepare you

For Nirvikalpa Samadhi

No Hatha Yoga, no success,

No Hatha Yoga, no Samadhi.

No Hatha Yoga, no health.

No Hatha Yoga, no Veerya.

No Hatha Yoga, no beauty.

No Hatha Yoga, no long life.

Salute Ganapathi before you begin.

Practice Sirsha, the King of Asanas and remove all diseases.

Develop thyroid through Sarvanggasana

And Digest food through Paschimottanasana.

Mayurāsana can digest even poison.

Ardha Matsyendrāsana can make the spine elastic.

Bhujanggāsana, Salabhāsana and Dhanurasana can give you a good motion and eradicate constipation.

Preserve Veerya through Sirsha-Sarvanggāsana and avoid wet-dreams.

Relax the muscles in Savāsana.

Combine forward backward bending exercises

Never neglect the spinal twist.

If you wish all-round development.

The fat in the belly the Paschimottanāsana reduces.

The spine the Hala makes supple and elastic.

Drowsiness the Vajra surely will drive.

The effect of Sarvanggāsana the Matsya will add.

Pranayam removes all diseases

And the gastric fire it increases.

A little Khumbhaka will give you longevity

Strength, vigour, vim, vitality

And awaken Kundalini in Muladhara

Sitali can cool your brain and body

And purify the blood.

Bhastrika will remove asthma and consumption.

Bandha Traya can make you beautiful.

Suitable is morning for the practice.

Do asanas to begin with and then Pranayama.

Spend fifteen minutes a day for practice of Asanas and Pranayama. This will suffice to keep you healthy.

Be regular in your practice.

Drink a little milk in the end.

Wait for one hour for bath.

Be moderate in eating and sleeping.

Hot curries, onions, and garlic abandon,

With empty stomach practice Yogi Exercises

Dipublikasi di My Life Note | Meninggalkan komentar

Samskrtam Pathati

Samskrtam Pathati

Suprabhatam: selamat Pagi

Dhanyavādaha : Terima kasih

Svāgatam : Terima kasih kembali / sama-sama

Ksamyatām : Permisi / maaf

Cintā Māstu: Jangan Khawatir

Krpayā : Silahkan

Astu: Baiklah

Srīman/Mahodaya : Tuan

Mahila/mahodaye: Nyonya

Kakah laki2 =sahodarah/? bhratā

Adik laki2=anujah

Anak2Laki2=bālakah

Anak vanita=bālikā.

Nenek2=vrddhā

Kakek2=vrddhah

Dipublikasi di My Life Note | Meninggalkan komentar

Jigsaw Puzzle

Menyatukan kembali setiap potongan supaya memperoleh gambar yang utuh. Kita semua ibarat kepingan-kepingan kecil jigsaw puzzle itu. Setiap kepingan sama pentingnya.

Tanpa kesadaran dalam Diri anda, kesadaran diri saya tidak berarti sama sekali. Kita harus menyatu kembali. Apabila tidak, gambar kita tidak pernah utuh. Kurang satu keping pun, gambar kita tetap pincang. Tetap tidak utuh. Itu sebabnya kesadaran Diri anda sama pentingnya bagi saya, seperti kesadaran saya sendiri.

Itulah mengapa, misi silent revolution dilakukan. Memilih metode ini untuk membangun kesadaran. Tanpa kesadaran kita, kesadaran mereka tidak utuh.

Dipublikasi di My Life Note | Meninggalkan komentar