NM.Adnyaninatha Di kota kecil bernama Laksana, kabut pagi menyelimuti jalanan seperti tirai tipis yang melindungi rahasia-rahasia yang belum terungkap. Di sebuah apartemen kecil, Prema duduk termenung di sudut ruang tamunya. Secangkir teh yang telah dingin berada di meja kecil di depannya, sementara ponselnya tergeletak tanpa suara. Prema mengingat kembali awal mula hubungannya dengan Nitya. MerekaLanjutkan membaca “JEJAK LUKA, CAHAYA CINTA (Sebuah Perjalanan Menuju Kedamaian Diri)”
Arsip Penulis:Ni Made Adnyani
Mengurai Luka, Mencari Makna
Prema duduk di sudut kecil ruang makan yang remang, hanya ditemani suara denting sendok bertemu piring. Perasaannya berat, seolah ada beban tak kasatmata yang menekan dadanya. Setiap suapan makanan terasa hambar. Ia mencoba mengalihkan pikirannya, mengingat bahwa keputusan yang ia buat tadi adalah hasil dari banyak pertimbangan. Namun, pikirannya terus berputar, menari-nari di antara harapanLanjutkan membaca “Mengurai Luka, Mencari Makna”
