Meninggalkan Kenyamanan dalam Mencari Ilmu: Sebuah Perjalanan

NM. Adnyani Dalam perjalanan hidup, ada saat-saat ketika kita harus meninggalkan sesuatu yang kita anggap nyaman demi mengejar sesuatu yang lebih besar. Konsep ini sudah lama tertanam dalam berbagai ajaran kebijaksanaan, termasuk dalam sebuah Subhāṣita Sanskerta yang berbunyi: “Kāka-dṛṣṭiḥ bakā-dhyānam, śvāna-nidrā tathāiva ca Alpāhāram jīrṇavastram, etad vidyārthilakṣaṇam.” Dalam barisan kata-kata sederhana ini tersembunyi sebuah filosofiLanjutkan membaca “Meninggalkan Kenyamanan dalam Mencari Ilmu: Sebuah Perjalanan”

Menerima Sepi, Menemukan Kebebasan

NM.Adnyani Aku berbaring di ranjang rumah sakit, menatap langit-langit putih yang dingin. Ini bukan kali pertama ia menjalani operasi, dan seperti sebelumnya, ia sendirian. Ia datang sendiri, menunggu sendiri, dan akan pulang sendiri. Tidak ada tangan yang menggenggam jemarinya, tidak ada suara yang menenangkannya sebelum anestesi bekerja. Dulu, di saat-saat seperti ini, ada dorongan dalamLanjutkan membaca “Menerima Sepi, Menemukan Kebebasan”

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai