Perjalanan Sunyi: Bertapa dalam Kehidupan

NM. Adnyani Hidup semakin sunyi. Aku menyadarinya pelan-pelan, seperti embun yang mengendap di pagi buta—hadir tanpa suara, tapi meninggalkan jejak dingin di kulit. Dalam perjalanan sunyi ini, aku mengerti bahwa tak ada seorang pun yang bisa berjalan untukku. Mereka mungkin menemaniku sejenak, tapi langkah-langkah ini tetaplah milikku sendiri. Lalu, apa yang sebenarnya kukejar selama ini?Lanjutkan membaca “Perjalanan Sunyi: Bertapa dalam Kehidupan”

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai