Tyaga 

Tapa berasal dari kata tyaga. Tyaga berarti melepaskan. Apa yang mesti di lepaskan? Harta benda? Atau apa? 
Tyaga is renouncing the fruit 

Tyaga adalah melepaskan segala phala, segala buah, segala hasil Dari setiap perbuatan. Melepaskan disini berarti menyerahkan hasilnya sepenuhnya pada Yang Maha Kuasa.

“Engkaulah yang menggerakkan tanganku untuk berbuat, maka hasil perbuatan pun kusedahkan kepada-Mu. 
(BG, 18.2) 
#yoga

#renounciation

Mohon Diajari Cara Menghidupkan Orang Mati #Kisah Masnawi

Yang penting adalah kesadaran jiwa nya. Bisa kah kita menyadarinya

avatar triwidodoKisah Spiritual Tak Lekang Zaman

http://art.bathnes.gov.uk/ow23/collections/voir.xsp?id=00101-17&qid=sdx_q0&n=13&e= The Raising of Jairus' Daughter Oil Painting :: 1889 :: Long , Edwin Longsden Height (cm) : 162.6 Width (cm) : 182.9

Seorang sahabat Yesus melihat tumpukan tulang. Dalam ketidaksadarannya, dia memohon kepada Sang Nabi, “Sahabatku, ajari aku cara untuk menghidupkan kembali orang yang sudah mati ini.”

Seorang master, seorang nabi, seorang guru, seorang avatar, seorang mesias, seorang buddha akan selalu menganggap para muridnya sebagai “sahabat”. Demikianlah kebesaran jiwa mereka. Tetapi, para murid sering kali menyalahartikan kebesaran jiwa sang mursyid. Baru belajar jalan sedikit, mereka sudah mau lari seperti sang mursyid. Mereka tidak sadar bahwa sang mursyid justru tengah melangkah lamban, agar bisa diikuti oleh para murid.

Jika seorang mursyid seperti Isa menghidupkan kembali seseorang, itu dilakukan bukan untuk memamerkan kesaktiannya. Ada tujuan lain. Jika setiap orang yang mati bisa dan harus dihidupkan kembali, apa gunanya ada “lembaga kematian”? Dihapus saja, supaya yang ada hanyalah “lembaga kelahiran” dan sekali lahir, setiap makhluk hidup untuk selama-lamanya.

Yesus bersabda, “Itu bukanlah tugasmu. Untuk melakukan hal itu, engkau membutuhkan jiwa yang lebih bersih…

Lihat pos aslinya 611 kata lagi

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai