Sevanam dan Yatra

Bulan Desember bulan yang menyenangkan… bulan dengan liburan panjang

selamat Natal dan Tahun Baru… semoga selalu berbahagia dan damai.
rencana berlibur ke negeri jiran telah pupus. untuk menghibur diri aku pulang ke kampung halaman…
meskipun demikian, liburan kali ini istimewa. sangat istimewa. keistimewaannya adalah karena memiliki kesempatan melakukan sevanam bersama umat Hindu di Veda Posana Ashram.
rencana liburan yang gagal itu kini berganti dengan Rencana Bhagavan yang terasa jauh lebih indah, yaitu diberikan mandat oleh Guru bahwa saya akan membuat Program Dharma Ashram
Program Dharma Ashram ini dilakukan selama 3 hari. sejak 25-12-2015 sampai 27-12-2015. program ini diikuti oleh anak2 usia dini, remaja, dewasa dan orang tua. yang hadir cukup banyal. saya tersentuh karena mereka ternyata sangat suka belajar. beberapa agenda pengajaran berupa :

1. Men-chanting-kan Guru stotram (14 bait)

2. Men-chanting-kan Guru Paduka Stotram

3. Men-chanting-kan Gita Dhyanam

4. Membaca Bhagavad Gita

     day 1 : adhyaya 3 (sloka            

                   1-43)

     day 2 : adhyaya 4 (sloka 

                   1-42)

     day 3 : adhyaya 5
5. Melagukan linggasthakam

6. Latihan mudra Dewata 

     Nawa Sangga untuk self 

     healing

7. Latihan chakra muladhara 

     dengan getaran suara 

     berupa bija mantra. 

8. Mengajar kelas Yoga, suryanamaskar dan chandranamaskar.

9. Mengajar kelas Baalvikas. membentuk karakter anak2 dengan lesson plan dari Sri Satya Sai baba. 
pengalaman luar biasa. 

saya berbagi kebahagiaan saya. semoga semkin banyak generasi pemuda yang peduli terhadap generasi penerusnya

Om Sairam

      
    
   

Labuan Cermin

Labuan cermin, nama yang sering kali disebut sebut oleh wisatawan sebagai daerah yang indah. 

hal itu membuat saya juga penasaran ingin mengunjunginya. sebagai warga yang tinggal di kalimantan rasanya “wajib” mengunjunginya. hehehehehe

pada liburan ini saya memang tidak punya plan untuk kesana. saya hanya ingin mengunjungi orang tua saya di kampung halaman di kaliorang. tetapi dalam  obrolan ringan secara mendadak kami memutuskan untuk mengunjunginya dengan mengambil jalur melalui kaubun.

saya bersama adik saya Suardana, putri pertama saya Bhadrika, keponakan saya, teguh dan ipar saya Jaya Semadhi memulai perjalanan kami pada pukul 08.00 wita. 

jalan berliku dan berbatu… wow benar benar memacu adrenalin. petunjuk jalan juga belum ada. kamipun “salah” jalan. dan mencapai daerah yang baru bagi kami, daerah kadungan. setelah bingung di persimpangan jalan, kami bertanya pada penduduk dn menunjukkan jalannya pada kami. dan kamipun memutar kembali kendaraan kami. ternyata jalan masuk penyebrangan menuju berau tidak jauh dari persimpangan yang disebut “rumah sulawesi”.

tiba di daerah penyebrangan, ternyata air “sungai” telah surut dan arus sangat deras. sehingga kapal2 tidak berani menyebrangi sungai. dan kamipun menunggu.

penasaran. daerah ini disebutsebut daerah “GM” Gani Mulia. 

tiba di pelabuhan GM pada pukul 10.30 wita kami harus menunggu sampai pukul 14.00 wita. 

Kami juga belum mengetahui jalur menuju labuan cermin. entah berapa jam perjalanan lagi untuk sampai disana. 

bersambung…..

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai