Renungan #Vegetarian: Protein Hewani Penyebab Pengerasan Kelenjar Pineal Dan Ketidakpekaan Diri?

Diet vegetarian adalah syarat utama bagi setiap pelaku spiritual. Sesungguhnya, protein nabati dari biji-bijian, kacang-kacangan dan berbagai macam lentils atau dal (semacam kacang-kacangan yang adalah makanan pokok di India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Nepal, bahkan beberapa negara di Timur Tengah), dan sebagainya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan protein. Selain itu, protein nabati juga ramah terhadap kelenjar pineal.

avatar triwidodoGita Kehidupan Sepasang Pejalan

buku kearifan mistisisme

Cover Buku Kearifan Mistisisme

“Ketika saya menemukan bahwa DMT menentukan kemanusiaan dalam diri manusia maka saya pun menemukan penawar bagi sifat-sifat hewani.” Dikutip dari buku (Krishna, Anand. (2015). Kearifan Mistisisme, Panduan untuk Menyelaraskan Diri dengan Semesta dan Menyerap Suara Yang Maha Ada, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama)

Penemuan sahabat kita ini penting sekali: DMT sebagai “penawar” bagi sifat—sifat hewani. Sebagian pemikir modern berpendapat bahwa manusia mesti dibiarkan hidup secara alami, “seperti Ieluhurnya, seperti manusia gua zaman dahulu. Makanan mereka adalah yang paling cocok bagi manusia.”

Kemudian, para pemikir modern yang berpendapat demikian menciptakan dua aliran yang saat ini sedang populer:

Pertama: Aliran Konsumen Raw Food

Alias sayuran mentah. Tidak perlu kaget, di kepulauan Nusantara sebagian masakan kita memang raw, hanya diseduh misalnya karedok, lalapan, gado—gado, dan sebagainya.

Berbeda dengan penganut modern aliran raw food, kita tidak setiap hari makan gado-gado, karedok, atau sekadar lalapan. Ada juga sayur yang ditumis, dioseng-oseng…

Lihat pos aslinya 655 kata lagi

Karya Siswa

kebahagiaan berada di bidang ini, sebagai pendidik adalah saya bisa mengenal berbagai karakter, gaya belajar, dan potensi anak2 seusia SMA. dimana saya harus mulai menyadari bahwa saya hanya perlu 25 % mengajar dan 75 % adalah mereka mengembangkan diri secara mandiri. tentu saja 25 % ini adalah bagian dari pemantauan, support, fasilitator, teman diskusi dan penguat bagi mereka.

dengan konsep sederhana ini, saya mengajar dengan sangat enjoy. enjoy disini bukan santai, justru saya harus lebih banyak membaca berbagai cabang pengetahuan karena bisa saja merek bertanya tentang banyak hal yang dapat dikaitkan dengan pengetahuan pada pelajaran saya.

Berbagai kegiatan pembelajaran saya upayakan dengan menggunakan pendekatan berdasarkan potensi mereka. bagi yang suka menggambar saya mengapresiasi dengan memberi tugas dengan cara di buat gambar, beberapa saya berikan tugas praktik. yang tentu saja membuat mereka senang dengan tugas itu karena itu merupakan bagian dari kesukaannya.

beberapa karya siswa itu saya kumpulkan, diantaranya :

1. hasil penelitian deskriptip tentang Hindu di kota Bontang


 2. laporan praktik diskusi ataupun laporan pengembangan diri di rumah yang dibuat dengan jurnal harian


 3. Artikel Essay


4.Display siswa




  
 5. Gambar tekstur Kasar


6. Gambar Sri Yantra

 7. Drama Berjudul Naropa dan Tilopa

#Rajin berbagi

semoga bermanfaat

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai