Rahasia Alam: Kaitan Hawa Nafsu, Amarah, Serakah dll dengan Ketidakseimbangan Elemen Alami dalam Diri

Penting untuk memperhatikan elemen2 tubuh

avatar triwidodoGita Kehidupan Sepasang Pejalan

buku Alam Rahasia Rahasia Alam

Cover Buku Rahasia Alam Alam Rahasia

“Apa yang terjadi bila kita mengalami ketidakseimbangan elemen-elemen alami, atau bila salah satu elemen menonjol sekali?

“Satu: Bila elemen api melebihi kebutuhan kita dan kebutuhan setiap orang berbeda, kita menderita penyakit kama, hawa nafsu yang membara. Dalam hal itu, kita harus berhati-hati dengan makanan yang mengandung unsur api. Daging, bawang-bawangan dan segala sesuiatu yang sangat pedas, manis, asin dan asam. Minumlah air putih sebanyak satu setengah hingga dua liter setiap hari.

“Dua: Bila elemen angin melebihi kebutuhan kita, muncul penyakit kedua yaitu krodha atau amarah. Latihan Pavanamuktasana dapat membantu kita.

“Tiga: Bila elemen tanah melebihi kebutuhan kita, muncul penyakit yang ketiga lobha, keserakahan. Lantai di rumah dilapisi karpet atau diganti dengan kayu.

“Empat: Bila elemen air melebihi kebutuhan kita, muncullah penyakit moha atau keterikatan. Cairan dalam diri anda, darah, sperma, sumsum menyebabkan keterikatan. Bahkan air liur dapat menyebabkan keterikatan. Berjemur di bawah matahari pagi…

Lihat pos aslinya 152 kata lagi

Renungan Sufi: Di Dompet Hanya Ada Mata Uang Kasih, Bagaimana Bisa Membayar Selain Kasih?

Selamat Natal 2014

avatar triwidodoGita Kehidupan Sepasang Pejalan

Konon saat disalib pun Yesus malah mendoakan orang-orang yang menyalibnya, “Ya Bapa, ampunilah mereka, karena mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan.”

Di bawah ini adalah kisah sufi tentang Yesus.

buku samudra sufi

Cover Buku Samudra Sufi

“Master Sufi, Attar dari Nishapur pernah bercerita tentang Yesus: Para ahli kitab, ahli Taurat para cendikiawan tidak bisa menerima Yesus. Ajarannya yang mengutamakan kasih dan rasa di anggap berbahaya dan dapat meruntuhkan ‘apa yang mereka anggap’ Lembaga Keagamaan.

“Mereka menertawakan Yesus, mencemoohnya, namun tidak berhasil mengundang reaksi apa pun. Malah, Yesus mendoakan mereka. Para Murid mengeluh, ‘Rabbi, Master, Guru, mereka menghina, menertawakan Guru. Kok Guru tidak mencela mereka, malah mendoakan mereka? Aneh!’

“Yesus menjawab, ‘Tidak aneh, sahabatku, Aku hanya dapat memberikan apa yang aku miliki. Yang kumiliki hanyalah kasih, dan itu pula yang dapat kuberikan kepada mereka. Mata uang yang ada dalam kantongku adalah mata uang kasih. Aku tidak memiliki mata uang lain’.”  (Krishna, Anand. (2001).

Lihat pos aslinya 9 kata lagi

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai