Renungan Diri: Jika Kau Hanya Senang Disanjung, di-“Like” atau di-“Jempol” Status FB-mu

take it easy… baiklah… terimakasih…

Gita Kehidupan Sepasang Pejalan

buku Javanese Wisdom besar

Cover Buku Javanese Wisdom

“LAMUN SIRA MUNG SENENG DIALEM BAE…

“Flattery is a kind of bad money, to which our vanity gives us currency.”

“Sanjungan ibarat uang palsu, yang dihargai oleh kesia-siaan kita.”

Francois de La Rochefoucauld (1613-1680) Penulis asal Perancis

 

“Kalimat di atas adalah penggalan dari petuah yang penuh makna ini: “Lamun sira mung seneng dialem bae, ing tembe bakal ketemu bab-bab kang kurang prayoga.” Terjemahan bebasnya: Senang disanjung hari ini, bersiap-siaplah untuk dihantam besok.

“Apa artinya?

 

“Janganlah Bergantung pada Sanjungan

“Sanjungan, pujian, apresiasi, atau apa pun sebutannya, termasuk ucapan terima kasih, mesti diterima secara bijak. Nasihat leluhur kita jelas: “Jawablah terima kasih dengan kembali kasih.” Selesai. Tidak ada utang piutang lagi. Anda menerima dan Anda memberi. Tidak ada lagi saling berharap.

“Demikian pula dengan pujian dan sanjungan. Ketika Anda dipuji atau disanjung, tidak perlu merasa terpuji atau tersanjung. Semua itu hanya karena persepsi orang saat ini…

Lihat pos aslinya 399 kata lagi

Iklan

Tentang Ni Made Adnyani

Aku suka Menulis, aktifitas Mengajar dan Yoga
Pos ini dipublikasikan di Apresiasi Buku. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s