GREEVA SANCHALANA

Pernah mengalami leher kaku dan pegal-pegal???

Nah… berikut ini Bhadra yoga Sanstha memberikan tips untuk mengatasi leher kaku.
Saya pribadi mempraktikkan asanas ini setiap bangun tidur dan menjelang tidur. Gerakan ini disebut sebagai gerakan leher atau Greeva Sanchalana.

Screen Shot 2018-08-24 at 20.09.18

Langkah pertama :
Duduk dalam pose bersila kemudian tangan bertumpu pada lutut dengan gesture jnana Mudra atau Chin Mudra, kemudian tutuplah mata anda.
Dengan perlahan gerakkan kepala ke depan dan menunduklah hingga dagu menyentuh dada.
Tundukkan kepala senyaman mungkin. Jangan tegang. Cobalah untuk merasakan bentangan otot di depan dan belakang leher, dan melonggar tulang belakang. Lakukan sebanyak 10 kali.
Pernafasan:
Tarik nafas dengan gerakan mundur dan buang napas pada gerakan maju.

Langkah Kedua:
Tetap pada posisi yang sama, dengan mata tetap tertutup. Wajah langsung ke depan dan Rilekskan bahu. Perlahan-lahan pindahkan kepala ke kanan dan mencoba untuk menyentuh telinga kanan ke bahu kanan tanpa memutar kepala atau menaikkan bahu, lalu lakukan sebaliknya dengan memindahkan kepala ke sisi kiri dan coba sentuh telinga kiri ke bahu kiri. Ini satu putaran. Lakukan sebanyak 10 kali.
Pernafasan:
Tarik nafas pada gerakan ke atas. Buang napas pada gerakan ke bawah.
Kesadaran: Pada nafas, berhitung, dan sensasi peregangan otot di sisi leher.

Screen Shot 2018-08-24 at 20.09.27

Langkah Ketiga:
Tetap dalam posisi awal. Jaga kepala tetap tegak dan mata tertutup. Dengan lembut putar kepala ke kanan sehingga dagu selaras dengan bahu. Rasakan pelepasan ketegangan di otot leher dan melonggarnya sendi leher. Perlahan putar kepala ke kiri senyaman mungkin. Jangan tegang. Lakukan sebanyak 10 putaran di setiap sisi.
Pernafasan:
Tarik napas sambil berputar ke depan. Hembuskan napas sambil berputar ke samping.

Langkah Keempat:
Tetap di posisi yang sama dengan mata tertutup. Secara perlahan putar kepala ke bawah, ke kanan, ke belakang dan kemudian ke sisi kiri dengan gerakan yang santai, halus, ritmik, dan melingkar. Rasakan peregangan yang bergeser di sekitar leher dan melonggarnya sendi dan otot leher. Berlatih 10 kali searah jarum jam dan kemudian 10 kali berlawanan arah jarum jam. Jangan tegang. Jika anda merasa pusing, bukalah mata. Setelah latihan, pertahankan leher lurus dan mata tertutup. Waspadai sensasi di kepala dan leher.
Pernafasan:
Tarik napas saat kepala bergerak naik. Buang napas saat kepala bergerak ke bawah.
Kesadaran: Pada napas, penghitungan mental dan gerakan.
Kontra-indikasi: Keempat gerakan leher ini tidak boleh dilakukan oleh orang tua dan mereka yang menderita tekanan darah rendah, tekanan darah sangat tinggi atau spondylosis serviks ekstrim. Mintalah saran kepada dokter yang ahli untuk masalah-masalah ini. Pasien spondylosis serviks harus benar-benar menghindari membungkukkan leher ke depan.
Manfaat:
Otot-otot leher dan bahu yang tegang, terutama setelah bekerja lama di meja. Dengan asanas ini membantu merilekskan semua saraf yang menghubungkan berbagai organ dan anggota badan yang melewati leher, melepaskan ketegangan dan kekakuan pada kepala, leher dan bahu.

terimakasih. semoga bermanfaat
Iklan

Tentang Ni Made Adnyani

Aku suka Menulis, aktifitas Mengajar dan Yoga
Pos ini dipublikasikan di My Life Note. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s