Wejangan Anand Krishna: Ajari Bangkit Lagi Setelah Jatuh! Sejak Dini

avatar triwidodoGita Kehidupan Sepasang Pejalan

Melihat keadaan Arjuna yang sangat menyedihkan, penuh kegelisahan hati, dengan air mata bercucuran, serta kepala menunduk ke bawah; Madhusudana (Krsna, Sang Penakluk Raksasa Madhu) berkata demikian:” Bhagavad Gita 2:1

Sri Bhagavan (Krsna Hyang Maha Berkah) bersabda: “Dalam keadaan genting dan ditengah krisis seperti ini, Arjuna, dari manakah munculnya kelemahan hatimu, yang sungguh tidak pantas bagi seorang kesatria, tidak mulia, tidak terpuji, dan sangat memalukan.” Bhagavad Gita 2:2

https://bhagavadgita.or.id/

Inilah kondisi kita kebanyakan. Dalam keadaan gelisah kita melemah. Semestinya kita memiliki energi untuk menghadapi persoalan, tapi kebanyakan kita melemah. Apa yang salah? Dari pendidikan kita sejak awal, sejak dini. Kita tidak diajarkan, untuk bangkit kembali ketika kita jatuh.

Kebanyakan di antara kita, begitu kita jatuh ada yang cepat-cepat membantu. Masih kecil juga, begitu jatuh langsung kita dibantu dibangkitkan. Semestinya dibiarkan, ada anak yang menangis sedikit saja, orang tua sudah merasa gelisah. Segala keinginan dipenuhi. Ini adalah kesalahan. Jadi anak ini tidak…

Lihat pos aslinya 690 kata lagi

Wejangan Anand Krishna: Jangan Ngeper Kemudian Ngeles Seperti Arjuna

avatar triwidodoGita Kehidupan Sepasang Pejalan

“Dan Arjuna pun melihat bahwa di antara pasukan Kaurava, begitu banyak wajah yang ia kenal baik, di antara mereka ada para kawan, kerabat, dan para sahabat; juga para sepuh yang sudah lanjut usia. Maka timbul rasa iba di dalam hati Arjuna.”

“Melihat mereka, kakiku melemah, bibirku gemetar, kulit terasa terbakar; senjata pun terlepaskan dari tanganku;”

“Pikiranku kacau, wahai Krsna, Aku tak mampu berdiri tegak;” Bhagavad Gita 1:26-30

https://bhagavadgita.or.id/

Guruji Anand Krishna menyampaikan:

Ini Arjuna lagi ngapain? Dia lagi ngeles, dia memberikan alasan yang bukan-bukan. Kalau timbul rasa iba, rasa kasihan, apakah kita merasakan kaki melemah, bibir gemetar, dan seluruh tubuh menggigil. Merasa kasihan ya merasa kasihan, tidak ada kejadian demikian. Maka Krishna diam, “Licik orang ini. Dia ini sebenarnya takut menghadapi kenyataan. Di sana ada Kaurava yang lebih banyak pasukannya. Di sini pasukan sedikit.”

Arjuna lupa di sini ada Krishna.  Kehadiran Krishna itu akan membantu dia.

Kita pun kadang-kadang…

Lihat pos aslinya 735 kata lagi

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai