Renungan Gita: Tuhan ada di mana-mana, tapi tidak dalam sapi dan domba #Vegetarian

Saya terus berlatih menjadi vegetarian

avatar triwidodoGita Kehidupan Sepasang Pejalan

buku bhagavad gita

Cover Buku Bhagavad Gita

“Bhagavad Gita 13:14-15, “Seolah memiliki sifat-sifat indra, sesungguhnya Ia bebas dari segala sifat; tak terikat dengan sesuatu apa pun, namun tetaplah Ia menghidupi semuanya; bebas dari segala guna atau sifat, tetaplah Ia menikmati setiap guna, setiap sifat; “

“Ia berada di luar dan di dalam setiap makhluk; dalam wujud-wujud yang bergerak, maupun yang tidak bergerak; Ia Maha Halus, sehingga tak terjangkau, Ia sangat dekat, sekaligus sangat jauh.”

“Kita masih sulit merasakan kehadiran-Nya dalam makhluk hidup. Selama kita masih menghalalkan konsumsi daging untuk kenikmatan cecapan, kita belum mampu melihat-Nya di setiap makhluk.

“Kita menyayangi anjing dan kucing piaraan – kita merawat hewan-hewan yang kita pelihara. Namun, babi, sapi, domba, ayam, ikan dan lain sebagainya kita anggap sebagai hewan-hewan yang sengaja diciptakan oleh Tuhan untuk konsumsi kita.

“Jika memang demikian, maka semestinya kita tidak membutuhkan peternakan hewan, tidak perlu dikembangbiakkan secara paksa. Semestinya Tuhan menciptakan hewan dalam jumlah…

Lihat pos aslinya 154 kata lagi

Renungan Diri: Pentingnya Buku Spiritual Astrology dalam Menjalani Kehidupan

Luar biasa. Saya akan membaca ulang buku ini

avatar triwidodoGita Kehidupan Sepasang Pejalan

buku spiritual-astrology

Cover Buku Spiritual Astrology

“Kembali pada Nama Penulis. ‘The Blissful Prophet’ – Nabi  penuh Kebahagiaan Sejati – Anandamaya Rishi. Dan, Bhakti Seva – Pelayanan Tanpa Pamrih, dengan Semangat Devosi, Panembahan. Apa kaitannya? Kiranya, sang penulis hendak menyampaikan suatu rumusan spiritual atau lebih tepatnya rumusan untuk mewujudkan spiritualitas dalam keseharian hidup.

“Pertama, Bhakti Seva – Pelayanan Tanpa Pamrih dengan Semangat Devosi, Panembahan, adalah ‘jalan’.

“Kedua, ‘The Blissful Prophet’ – Nabi penuh Kebahagiaan Sejati, Anandamaya Rishi, adalah ‘tujuan’, pencapaian.

“Dalam tradisi Timur kuno, rishi, resi atau prophet adalah julukan bagi seorang yang telah mencapai tingkat kesadaran di mana drishta atau penglihatannya menjadi jernih. la berpandangan luas. la bisa melihat apa yang tidak terlihat oleh kita.

“Kita melihat perbedaan benda. la menembus kebendaan untuk menemukan esensi energi, zat, yang merupakan kebenaran tunggal di baliknya. Kesadaran ini, penglihatan ini membuat dirinya menjadi anandamaya – bahagia dalam arti kata sesungguhnya.

“Apa yang terjadi bila seorang…

Lihat pos aslinya 708 kata lagi

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai