Viparyaya

Mengutip dari Buku Yoga Sutra Patanjali Bagi Orang Modern Karya Swami Anand Krishna​

Sutra, I.8

Viparyayo mithyaa-jnanam-atadrupa pratistham

“Viparyaya atau pengetahuan yang tidak benar atau salah tiada memiliki wujud landasan apapun”

Viparyaya berarti “Kebalikan dari Pramana atau pengetahuan yang benar”. Dalam sutra atau rumusan ini, Patanjali menegaskan bahwa Viparyaya, Kebalikan dari Pramana, adalah Mithya Jnana. Mithya Jnana umumnya diterjemahkan sebagai pengetahuan yang salah atau tidak benar

sesungguhnya, kata mithya ini menarik sekali. istilah mithya berasal dari mith atau sesuatu yang tidak pasti, sesuatu yang keabsahan atau kebenarannya belum atau tidak dapat dipertanggungjawabkan. berarti, Mithya pun sebagaimana dijelaskan oleh Guru saya, “adalah keadaan yang belum tentu benar dan belum tentu tidak benar. Mithya adalah keadaan samar-samar.

Seperti petunjukan wayang yang biasa mengambil salah satu kisah dari epos Ramayana atau Mahabharata. kisah yang dilakonkan itu sesungguhnya samar-samar. dalam diri tokoh yang dianggap baik, ada sisi-sisi kurang atau bahkan tidak baik.

Pengetahuan mithya, diibaratkan wajan tanpa “pantat” – tidak pernah stabil, maka menjadi berbahaya. apapun yang ditampungnya bisa tumpah. wajan atau tempat penyimpanan seperti itu menjadi tidak berguna.

seperti istilah “maybe yes, maybe no” yang terdengar baik-lebih tepatnya lucu. Tapi dalam keadaan nyata, dalam kehidupan riil, jika kita berteman dengan orang yang bersikap demikian, celakalah kita.

Apalagi jika mau menikah, dan saat penyebutan sumpah, “maybe yes, maybe no”. Bayangkan! bekerja dengan seorang Bos yang bertabiat “maybe yes maybe No!”. Makanan ini higienis atau tidak? “maybe yes maybe No!”. Mengandung racun? “maybe yes maybe No”. berarti, kemungkinan mampus 50%; kemungkinan tidak, 50%. masih mau dimakan?

Maybe yes, maybe No?

Pengetahuan seperti ini jelas menyebabkan duka derita. Pengetahuan yang benar tidak selalu menyebabkan duka derita. tapi yang satu ini; pengetahuan berlandaskan mithya ini; berlandaskan maybe yes, maybe no ini sudah pasti menyebabkan duka derita…

Buku Yoga Sutra Patanjali Bagi orang modern, halaman 22-23

Tulisan tersebut sengaja saya kutip, setelah saya merenungkan kejadian semalam. Sebelum tidur saya membaca buku Yoga Sutra tersebut, dan setelah pagi hari, saya bertemu dengan seseorang yang menjawab dengan 50:50, saya yakin tiada yang kebetulan. Menyadari demikian, saya menganalisa bahwa apa yang disampaikan dalam Buku Yoga Sutra itu perlu di renungkan, perlu dipahami, dan dilakoni. Pengalaman bisa muncul darimana saja dan dengan siapa saja. Menuliskannya kembali berarti saya mencoba mengingatkan diri saya agar tidak menjadi pribadi yang maybe yes maybe no, ini adalah pembelajaran ke dalam diri. Terimakasih kepada Keberadaan telah mengirimkan berbagai hal kepada saya sehingga saya belajar, sehingga saya tidak lagi tolol dan mengulangi kesalahan-kesalahan yang sama.

Namaste __/\__

Iklan

Tentang Ni Made Adnyani

Aku suka Menulis, aktifitas Mengajar dan Yoga
Pos ini dipublikasikan di Apresiasi Buku. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s