Yoga Sutra Patanjali : Samaadhi Paadah (Sutra I.6-10)

Sutra I.6

Pramaana viparyaya vikalpa nidraa smrtyah

“Pramana atau Pengetahuan yang Benar; Viparyaya atau Pengetahuan yang Tidak Benar; Vikalpa atau Khayalan; Nidra atau Tidur; dan Smrti atau Ingatan – inilah lima macam Vrtti, perubahan, fluktuasi, atau modifikasi – yang bisa menyebabkan duka-derita atau tidak menyebabkannya.”

Sutra I.7

pratyaksa-anumaana-aagamaah pramaanaani

“Pramaana atau Pengetahuan yabg Benar bersumber, atau berlandaskan pada tiga hal: Pratyaksa atau Pengalaman Pribadi secara Langsung; Anumaana atau Asumsi; dan Aagamah atau kata-kata para Bijak yang dapat dipercayai.”

Sutra I.8

Viparyayo mithyaa-jnaanam-atadruupa pratistham

“Viparyaya atau Pengetahuan Yang Tidak Benar atau Salah tiada memiliki wujud landasan apapun.”

Sutra I.9

Sabda-jnaana-anupaatii vastu-suunyo vikalpah

“Pengetahuan dan Ucapan Kosong – Tidak Berlandaskan sesuatu – adalah Vikalpa atau Khayalan.”

Sutra I.10

abhaava-pratyaya-aalambanaa vrttir-nidraa

“Perubahan yang Terjadi Saat Tidur atau Nidra Tidak berlandaskan Sesuatu.”

Dvipantara Yoga Sastra –Vrati Saasana– 3

Sloka 3

Ahimsaa brahmacaryanca satyamavyaavahaarikam

astainyamiti pancaite yamaa rudrena bhaasitaah

“Ahimsaa or Non-Injury; Brahmacarya or Restraint on One’s Sexual Conduct in order to use the preserved energy for more creative purposes; Satya or Truth; Avyaavahaarika – Non-Materialism or not being a materialistic person; and Asteya – Non-Stealing or not depriving one of his/her right – these are the fibe Yamas, the Five Disciplines stated by Rudra, the Roaring Brilliant-Lord Siva, the All-Auspicious.”

Ahimsaa atau Tanpa-Kekerasan; Brahmacarya atau Pengendalian Hasrat Seksual agar energi yang terhematkan dapat digunakan untuk kegiatan yang lebih kreatif; Satya atau Kebenaran; Avyaavahaarika – Non-Materialisme atau tidak menjadi orang yang materialistis; dan Asteya – Tidak Mencuri atau merampas hak orang lain – inilah Lima Yama, Lima Disiplin yang dikumandangkan oleh Rudra, Siva, Hyang Maha Membahagiakan, Maha Cemerlang Bersuara Lantang.”

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai