Memproduksi Anak Adalah Tindakan Paling Kreatif Manusia?

svadisthana

avatar triwidodoGita Kehidupan Sepasang Pejalan

Tindakan kreatif paling agung adalah transformasi kecenderungan hewani dalam diri menjadi kualitas ilahi, kata para resi

buku dvipantara jnana ashram ubud

Foto Tugu Monumen Anand Ashram Ubud

Linga, sering digambarkan sebagai falus atau organ kelamin pria, adalah simbol kreativitas, atau tepatnya Daya Kreatif Itu sendiri! Ada daerah di dalam setiap diri kita, tempat Kekuatan tersebut lebih termanifestasi secara lebih jelas. Daerah tersebut dinamakan Svadisthana, dan pada sebagian besar dari kita, terletak di sekitar selangkangan — maka dikaitkan dengan organ kelamin.

Svadishthana bermakna “daerah atau tempat istirahat pribadi seseorang” — inilah tempat yang memungkinkan Kekuatan Penciptaan dapat memanifestasikan diri dengan lebih jelas. Itulah sebabnya, tindakan paling kreatif yang mungkin dilakukan oleh kebanyakan orang adalah “memproduksi bayi”. Ekspresi ini, mungkin terlalu vulgar, namun, inilah kenyataannya. Tindakan paling kreatif di antara semua makhluk hidup adalah tindakan regenerasi.

Para Resi dan Para Bijak menyampaikan bahwa tindakan kreatif paling agung adalah transformasi kecenderungan hewani dalam diri menjadi kualitas ilahi.

Silakan…

Lihat pos aslinya 898 kata lagi

Yatra to Prambanan

Prambanan Temple
Prambanan : dari kata Param dan Brahman

Param : yang tertinggi, 

Brahman : Yang Maha Kuasa, tertinggi dan tak terjelaskan. 
Prambanan : adalah perwujudan dari yang tertinggi, yang maha tingi. Brahma Wisnu shiva, yang adalah Lahir, Hidup dan mati. cipta, pelihara dan daur ulang. 
Prambanan temple yang kami kunjungi dan masuk untuk melihat langsung yaitu : 

candi utama : 

Candi Brahma (masih ada patung Brahma)

Candi Shiva : candi yang paling besar (masih ada patung shiva) meski tak sempurna, ada yang tidak lengkap dan patah

Candi Wisnu : masih ada patung wisnunya, 
Candi Wahana :
Candi angsa, disini saya tidak menemukan angsa, di dalam candi “kosong”

Candi Nandi

masih ada patung lembu nandi

apa yang kita pelajari dari nandi? ia sangat tenang dan sabar

memasuki candi nandi kita diingatkan untuk menumbuhkan ketenangan diri. jangan gelisah, jangan “crowded”. jangan berwajah banyak. sekarang bilang A sepuluh menit kemudian bilang B. hahahahha
Candi Garuda 

disinipun tidak ada lagi patung garudanya. di dalam candi “kosong” 

meski demikian, saya mempelajari, apa yang kita teladani dari burung garuda? 

adalah pengabdian, pelayanan, bhakti dan cinta. bahwa sang garuda sangat teguh, pemberani dan kokok. ini berlatar dari sebuah kisah heroik dari Garuda ketika ia mampu membebaskan ibunya dari perbudakan dengan sebuah pelayanan dan bhakti yang tinggi. 
Disetiap candi kami mengucapkan “salam” dan menghormati. disini terlahir rasa syukur yang dalam. 

kunjungan atau yatra ini adalah sebuah dharma, sebuah perjalanan suci. 
Bahagia bisa mengunjungi situs bersejarah ini. 

kebesaran dan kehebatan leluhur bangsa ini tergambar disini. sungguh mengagumkan.

Terimakasih alam semesta sudah membawa kami sekeluarga kesini. menyelesaikan satu karma dalam masa kehidupan ini. 
#Loveprambanan

#Loveindonesia

#Lovefamily

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai