Belajar dari Kejadian Pagi ini

Pagi ini, saya kurang teliti. saya tidak memeriksa Ban mobil sebelum berangkat kerja. kemungkinan ban itu sudah kempes. saya menyadarinya ada sesuatu yang tidak lazim setelah perjalanan sekitar 2 km. suara mobil ga karuan. saya mencurigai ada sesuatu pada mesin mobil dan mungkin akan mogok. saya tidak terpikir tentang ban. saya terus melanjutkan perjalanan hingga 2 km berikutnya. lalu seseorang mengklakson saya dan memberitahu bahwa ban mobil saya kempes parah. anginnya habis. saya membuka kaca mobil dan bau ban terbakar di sekitar mobil. namun, situasi tidak memungkinkan saya berhenti krn di perempatan jalan. saya terus memaksakan mobil saya pelan2. tiba di depan toko ban. saya berhenti dan memarkir kendaraan. saya menelpon teman agar di jemput dan berangkat ke sekolah, sementara mobil saya biarkan parkir dengan memberi catatan kecil di kertas dan saya letakkan di depan kaca mobil depan. berharap sang pemilik toko, akan menelepon saya. 
singkat cerita, ban mobil udah beres. 

apa yang saya pelajari dari kejadian ini? 
pertama, saya kurang teliti. 

kedua, bahwa sebagus apapun body mobil, jika bannya rusak. ia menjadi tidak berguna. sebagaimana hidup ini. semulus dan secantik atau seganteng apapun seseorang jika perilakunya tidak baik maka tidak memiliki manfaat. 

ketiga, bertemu dan menyelesaikan karma adalah suatu misteri. bukan kebetulan. pada sabtu siang, saya berbelanja di sebuah toko dan bertemu dengan seorang pria berambut panjang, ikal, rapi dan terawat rambutnya. saya tertegun kagum (sebab saya berambut pendek, ada kerinduan tentang rambut panjang). sejenak saya memperhatikannya waktu itu.

ketika tadi pagi saya ke toko ban, saya terkejut ternyata yang mengganti ban mobil saya adalah pria rambut panjang yang saya lihat pada sabtu tersebut. tidak mungkin ini kebetulan. 

saya berpikir, mungkinkah pertemuan sabtu itu adalah “kode” sehingga saya mengalami kejadian ini hari ini. saya mesti bertemu lagi dengan pria itu hari ini di bengkelnya untuk tujuan “hutangpiutang” karma. Dia membantu saya dan saya mendapat bantuannya. sungguh kehidupan ini sebuah misteri. 

apapun itu. terimakasih atas segala kejadian. semua terjadi atas kehendakNya
salam Rahayu 🙏🙏

Tentang Merokok dan Cinta

Lanjutan dari “Dialog menarik”dikutip dari Buku Live Love Laugh, anand Krishna
36

“Aku Mencintaimu, Hola!”
“Kau membuatku takut.”
“Kenapa, Hola?”
“Kau mencintai rokok dan kau menghabiskan rokokmu. sekarang kau mencintaiku, jadi kau mungkin akan menyia – nyiakanku juga.”
Moral : Cinta adalah sebuah laku, jadilah pecinta!

46

“Setelah putus dengan mantanku, aku sungguh bahagia, Hola. aku punya pacar baru, yang tidak keberatan dengan kebiasaanku mabuk dan merokok.”
“apakah dia juga merokok dan mabuk?”
“Tentu saja.”
“jadi mungkin saja kau adalah cintanya yang ketiga, setelah mabuk dan merokok.”
Moral : Berhati – hatilah dengan mereka yang menerima kebiasaan burukmu!
Dialog menarik ini saya kumpulkan khusus tentang “merokok”. bagaimanapun saya tidak mentoleransi perokok. 
banyak juga yang berkomentar bahwa, jika memang akan sakit, tidak jadi perokokpun akan sakit. makan dagingpun ga beda sama merokok, juga menyebabkan sakit.
Baik. itu dalih dan pemikiranmu. jernihkan dulu pikiranmu. 
sebagaimana canakya berkata: “Racun adalah segala sesuatu yang berlebihan” 

Rokok berlebihan akan menjadi racun. 

daging berlebihan juga menjadi racun
menulis ini bukan untuk menghakimi para perokok dan merasa diri ini “lebih suci”. Tidak sama sekali. ini di tulis untuk di renungkan menggunakan Budhi dan Viveka. ini untuk bicara ke dalam diri bukan bicara pada pikiran. bukan berdebat dan bukan untuk menilai. 
salam bahagia, salam rahayu 🙏
#Yukhidupsehattanparokok

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai