Renungan Diri: Orang yang Sejak Lahir Berhati Keras, Struktur Otak Bagian Empati Tidak Berkembang?

Sara Samuccaya ayat 347

Seseorang bersifat jahat senantiasa memperhatikan kesalahan-kesalahan orang lain,

walau sekecil biji sawi.

Sementara itu, kesalahan dirinya — walau sebesar vilva atau buah maja yang pahit —

tidak diperhatikannya sama sekali.

Sara Samuccaya ayat 348

Sebagaimana menghormati para tua atau yang dipertuakan

menyenangkan, membahagiakan orang-orang yang berjiwa mulia —

pun demikian, memfitnah, mencaci-maki serta menghujat mereka yang berjiwa mulia

sangat rnenyenangkan, membahagiakan, mernuaskan orang-orang yang berslfat Jahat.

avatar triwidodoGita Kehidupan Sepasang Pejalan

buku Dvipantara Dharma Sastra cover_ED

Cover Buku Dvipantara Dharma Sastra

Kekuatan Sara Samuccaya adalah keindahan dan kesederhanaannya. Kebenaran selalu terbukti lebih sederhana dari yang dipikirkan. Menyimak kejahatan yang merajalela dari yang “kakap” secara kasat mata sampai yang “teri” di lorong-lorong gelap di negeri kita saat ini, dan bahkan terdesaknya mereka “yang mulia”, Sara Samuccaya sudah menjelaskan dengan gamblang. Simak ajaran luhur yang relevan bahkan sampai masa depan.

Dikutip hanya terjemahan bahasa Indonesia, dari buku (Krishna, Anand. (2015). Dvipantara Dharma Sastra, Jakarta: Centre for Vedic and Dharmic Studies). Terjemahan dalam bahasa Inggris dan Sanskerta tidak dikutip.

Sara Samuccaya ayat 341

Kendati sudah menebang batang pohon Nimba (atau Mimba),

dan menyirami sisa akarnya dengan madu dan mentega;

diolesi minyak wangi dan diberi sesajian berupa kalung bunga-bunga pilihan;

apa pun yang dilakukan — pohon yang tumbuh lagi tetaplah pahit.

(Para neuroscientist kontemporer akan membenarkan hal ini,

orang-orang penuh kekerasan memang “dari sononya” sudah demikian.

Struktur otak mereka…

Lihat pos aslinya 337 kata lagi

Renungan Diri: Konsumsi Fluoride Menumpulkan Otak Manusia? Gampang Menyerah? Nurut Saja?

bahaya Fluoride
lalu kita ganti pastagigi dengan apa ya?

avatar triwidodoGita Kehidupan Sepasang Pejalan

buku kearifan mistisisme

Cover Buku Kearifan Mistisisme

Fluoride

Sudah banyak informasi yang tersebar tentang bahaya fluoride dalam pasta gigi dan air minum. “Ini bukan sekadar isu atau gosip,” kawan kita membenarkan.

“Tubuh kita membutuhkan fluorine alami, organik, yang memang bermanfaat bagi tubah. Fluorine alami yang diperoleh dari berbagai jenis tumbuh-tumbuhan tidak sama dengan fluoride, yang mengandung racun dan berbahaya bagi kesehatan manusia, khususnya bagi kelenjar pineal.

“Para pembela penggunaan fluoride sering berargumentasi, ‘taruhlah fluoride tidak berguna, tapi tidak mungkin mencelakakan juga. Sebanyak apa konsumsi fluoride kita? Kandungan fluoride dalam pasta gigi dan air masih dalam batas aman.

“Tidak benar. Saya tahu persis resikonya. Mengapa mereka mesti mati-matian membela fluoride? Apa urusannya?

“Konsumsi Fluoride Menumpulkan Otak Manusia. Perubahan terjadi secara perlahan, sehingga tidak terdeteksi. Apalagi jika penggunaannya sudah menyebarluas dan mayoritas warga dunia terpengaruh, maka siapa yang bisa membedakan manusia fluoride dari manusia nonfluoride?

“Konsumen fluoride kehilangan semangat untuk berjuang. Ia tidak bisa…

Lihat pos aslinya 271 kata lagi

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai