Bhagavad-Gītā Śloka 4.24

ब्रह्मार्पणं ब्रह्महविर्ब्रह्माग्नौ ब्रह्मणाहुतम्।

ब्रह्मैव तेन गन्तव्यं ब्रह्मकर्म समाधिना॥४-२४॥

bhrmārpṇaṁ brahma havir

brahmāgnau brahmaṇā hutam

brahmaiva tena gantavyaṁ

brahma-karma-samādhinā

Terjemahan:

Kegiatan mempersembahkan adalah Tuhan, persembahan itu sendiri adalah Tuhan, menghaturkan persembahan oleh Tuhan ke Api Suci Tuhan pun adalah Tuhan, dan bagi mereka yang seluruh perbuatannya merasuk lelap di dalam persembahan kepada Tuhan Yang Maha Esa, tujuan akhir mereka pun adalah Tuhan.

Oṁ surya ya namaḥ

Oṁ sarve sukhinah bhavantu

Peta Konsep Sejarah Perkembangan Kebudayaan Hindu Dunia

Peta Konsep Sejarah Perkembangan Kebudayaan Hindu Dunia dibuat berdasarkan Buku Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas XII revisi 2018

RESUME LITERASI MINGGU KE – 5 KEGIATAN SISYA PASRAMAN TINGKAT SMA PASRAMAN WIDYA BUANA KOTA BONTANG

IMG_7225

1

Pembaca        : Agung Brahma Wikara

Judul buku     : Best Life Menjalani Hidup Penuh Makna

Penulis           : Stefanus Indriyana

Penerbit         : PT. Elex Media Koputindo, Jakarta 2007

Waktu Baca    : Minggu, 29 Juli 2018 Pukul 09.15-10.00 wita

 

Setiap hari kita selalu melakukan aktivitas mulai bekerja keras membaca, menulis, bekerja keras, serta kesibukan lain. Terkadang saking sibuknya kita hanya melakukan kegiatan rutin sehari-hari tanpa pernah berpikir dan bertanya kemana kita akan pergi?

Tanya diri kita sendiri apa hal terpenting dalam hidup? Maka jawaban umum adalah keluarga, sahabat, Tuhan, serta ibadah. Jika pertanyaannya adalah apakah kita memiliki hidup bahagia dan penuh makna? Untuk memilikinya ingatlah hal berikut:

  • Mulai sekarang, menerima keadaan, bersyukur dan mau berubah
  • Tegar dan sabar
  • Ikuti kata hati
  • Think big dan berpikir positif
  • Memberi dan memaafkan

Kadang kita berpikir kapan kita mencapai financial freedom? Sehingga kita tidak tergantung pada uang dan tidak lagi bekerja. Bayangkan jika kita hanya bermain-main setiap hari, maka hidup kita akan hampa dan tidak memiliki makna. Karena hakikat hidup sesungguhnya bukanlah kemewahan, kesenangan, namun ialah berkarya sesuai talenta dan hakikat hidup untuk berkarya adalah mengembangkan talenta yang sungguh indah.

====== 000 ======

2

Pembaca        : I Putu Gede Yoga Darma Yasa

Judul buku     : Canang

Penulis           : IGA Oka Arwati Ngoerah

Penerbit         : Upada Sastra, Bali 2002

Waktu Baca    : Minggu, 29 Juli 2018 Pukul 09.15-10.00 wita

 

Canang merupakan sarana upakara yang paling sering dipergunakan bahkan untuk setiap harinya umat hindu tidak bias lepas dari canang. Di buku ini menurut saya bertujuan sebagai upaya untuk melestarikan cara pembuatan canang sebagaimana yang pernah diajarkan oleh para penglingsir dan mungkin tidak sempat untuk diajarkan kepada generasi muda. Pada zaman saat ini orang lebih memilih membeli canang daripada membuat sendiri. Buku ini dapat menjadi pedoman untuk generasi muda tentang tata cara pembuatan canang. Buku ini juga bertujuan untuk mengembalikan citra yaitu bentuk da nisi dari canang itu sendiri yang seharusnya. Karena pada saat ini orang membuat canang yang cantik dan bagus tetrapi mengurangi aturan yang telah di wariskan. Di buku ini saya mengetahui suatu hal yang selama ini jenis canang hanya satu tetapi di dalam buku ini terdapat 9 jenis canang dengan bentuk, isi, bahan yang berbeda-beda semua. 9 jenis canang tersebut sebagai berikut:

  1. Canang tangkih
  2. Canang gantal
  3. Canang sari
  4. Canang lengewangi-buratwangi
  5. Canang berkat
  6. Canang luh bhetari
  7. Canang lepit lape
  8. Canang rebong
  9. Canang oyodan

Isian dari canang tersebut banyak yang belum diketahui seperti geti-geti, tabung nasi, keeping sehehu, tubungan mekamen.

 

====== 000 ======

3

Pembaca        : Kadek Kartika Asri Maharani

Judul buku     : Kutemukan Tuhan Yang Mencintai Semua Orang

Penulis           : Gentha Apritaura

Penerbit         : Media Hindu, Jakarta 2011

Waktu Baca    : Minggu, 29 Juli 2018 Pukul 09.15-10.00 wita

Buku ini menceritakan seorang pemuda yang bernama Gentha yang merupakan mahasiswi di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Gentha memiliki pacar yang merupakan bos preman. Ia juga berteman dengan para psk, waria, dan anak buah pacarnya yaitu para preman. Gentha dibesarkan dari keluarga baik-baik dan mengikuti pendidikan di pesantren sejak kecil di Madura.

Suatu hari, pacarnya ditangkap dan ditahan karena terjerat kasus narkoba. Karena hal itu, Gentha memilih untuk putus dari pacarnya dengan alasan ingin bertobat dan memulai hidup baru, karena pikirnya semua yang ia dapatkan kini sudah cukup. Ia ingin berubah menjadi lebih baik. Sholat yang pernah ia tinggalkan kini ia jalani lagi layaknya seorang muslimat. Tetapi anehnya, ia merasakan kehampaan saat ia sholat. Ia berpikir apakah Tuhan tidak ingin memberikan dia kesempatan untuk berubah dengan memberikan kehampaan di setiap sholatnya. Ia pun meminta petunjuk kepada Tuhan, tetapi hasilnya kosong.

Gentha yang merupakan seseorang yang kritis, memikirkan bagaimana nasib orang-orang baik yang tidak beragama Islam sementara Allah berfirman  “Tiada Kuciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah padaKU”. Gentha kemudian merasakan kebuntuan, hingga akhirnya ia mencari informasi mengenai agama Kristen, Budha, dan sampai akhirnya agama Hindu. Ia mendapatkan ketertarikan terhadap agama Hindu. Ia menemukan kebahagiaan sendiri saat mempelajari Hindu.

Buku ini menurut memiliki kelebihan, karena ceritanya mengandung bobot berat namun dapat diterima oleh pembaca, karena menggunakan bahasa berdasarkan pengalaman pribadi. Tapi kelemahan buku ini, dia tidak memiliki gambar dan tidak berwarna sehingga kurang menarik. Tapi secara keseluruhan sudah bagus.

====== 000 ======

4

Pembaca        : Urip Subagio

Judul buku     : SEKILAS SEJARAH EVOLUSI AGAMA   HINDU

Penulis           : I Gusti Putu Phalgunadi

Penerbit         : Widya Dharma, Denpasar 2013

Waktu Baca    : Minggu, 29 Juli 2018 Pukul 09.15-10.00 wita

Kedatangan orang orang inggris ke India mengawali zaman penjajahan inggris terhadap India. Orang inggris mendirilan sekolah, Rumah sakit, dll untuk menarik simpati orang -orang hindu untuk berpindah agama. Untuk melawan propaganda teraebut para cedekiawan Hindu melakukan reformasi ajaran Hindu, meraka ingin memberikan pengertian yang benar dan sejati mengenai agama  Hindu dengan jalan yang modern.

Gerakan rasionalis merupakan gerakan radikal dengan merombak agama Hindu dan memasukkan ajaran yang baik dari agama Kristen, Islam, Buddha, Zoroaster, dan lain-lain sehingga agama Hindu menjadi modern.

Pelopor Gerakan Modern dari pertama :

  1. Raja Ram Mohan Roy (Gerakan Brahmo Samaj)
  2. Mahatma Gandhi (Gerakan Sarwodaya)

Zaman gerakan Hindu modern di India dibagi dua:

  1. Gerakan sebelum India merdeka
  2. Gerakan setelah India merdeka

Gerakan ini dibagi menjadi 2:

  1. Golongan reformis ( pembaharuan Hindu). Golongan ini mengajarkan agama besifat Agama Universal yaitu agama yang mengasimilasi pokok-pokok ajaran dari agama(Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dll.
  2. Golongan revivalis ( kebangkitan kembali Hindu). Golongan ini ingin mengembalikan Agama Hindu semurni – murninya. Dengan pemimpin yang terkenal adah Swami Dayanand Saraswati.

 

====== 000 ======

5

Pembaca        : Aditya Wisnu Wicaksana

Judul buku     : Karna Parwa

Penulis           : A.A. Inten Mayuni

Penerbit         : CV. Setia Bakti, Denpasar 2010

Waktu Baca    : Minggu, 29 Juli 2018 Pukul 09.15-10.00 wita

Karna parwa bagian ke delapan dari delapan belas parwa atau dikenal juga dengan nama Asta Dasa Parwa, delapan belas bab epos besar Mahabharata. Buku ini menceritakan perang antara Pandawa dan Kaurawa.

Buku ini menceritakan hari kelima belas dari perang besar antara pandawa dan Kaurawa. Dan diceritakan bahwa Bhisma dan Drona telah gugur dalam perang tersebut, sehingga Duryodana meminta bantuan kepada Radheya untuk memimpin pasukannya. Radheya setuju dan memimpin pasukan Kaurawa. Setelah perang berhari-hari akhirnya Radheya gugur di tangan Arjuna. Pasukan Kaurawa akhirnya hancur karena tidak adanya seorang pemimpin. Dan pasukan Pandawa berhasil mengalahkan pasukan Kaurawa. Buku ini terdiri dari 11 bab yaitu:

  1. Radheya dalam komando
  2. Hari keenambelas
  3. Malam terakhir Radheya
  4. Salya kusir Radheya
  5. Yudistira terluka oleh Radheya
  6. Di tenda Yudistira
  7. Kematian Dussasana
  8. Radheya dan Arjuna
  9. Kematian Radheya
  10. Raja – gambaran kesengsaraan
  11. Dengan kakeknya

====== 000 ======

6

Pembaca        : Ni Kadek Gunanti

Judul buku     : DOREMI (Do Reframing Your Mind)

Penulis           : Wira Arjuna

Penerbit         : PT. Elex Media Koputindo, Jakarta. 2008

Waktu Baca    : Minggu, 29 Juli 2018 Pukul 09.15-10.00 wita

 

Buku Doremi karya Wira Arjuna ini mengajak seseorang untuk melihat masa depan. Tidak seorang pun dapat menentukan dimana sesuatu berakhir dan yang lain berawal. Hidup ibarat aliran air namun setiap yang dilaluinya selalu meninggalkan jejak. Kehidupan kita sekarang adalah kumpulan jejak para pendahulu yang menyumbang peradaban bagi umat manusia dalam mencapai puncak prestasi. Setiap orang bergumul dengan kesulitan.

Anak ayam yang siap men ikmati hasil dengan bijak dan bias berbagi kesuksesan bersama anak ayam yang lain. Bagaikan anak burung yang mencicit merengek kepada induknya untuk meminta makan dan anak ayam yang setelah menetas mencakar tanah dan mematok apa saja yang bias masuk ke mulutnya. Buku ini dirancang bagi para anak ayam yang mau berusaha sendiri, mau menerima tantangan, tetapi belum tahu fakta hidup, belum tau panggilan hidup, dan kemana tujuan hidup di pacu. Berbeda dengan anak burung yang hanya bias menunggu pasrah untuk mendapatkan makan tanpa ada usaha dan kerja keras.

Hidup adalah perubahan. Semua memang berub ah. Oleh karena itu, jika ingin tumbuh dan berkembang, kita juga harus berubah. Cara pandang adalah sikap tepat yang sangat dibutuhkan untuk menjadi sopir andal dalam mengendarai mobil. Bagaimana caranya mendapatkan makanan, bergantung pada kuatnya cakaran dan luasnya daerah jelajah.

 

====== 000 ======

 

 

 

 

 

7

Pembaca        : Putri Maharani

Judul buku     : Ramayana III (Aranya Kanda)

Penulis           : Kamala Subramaniam

Penerbit         : Paramita, Surabaya

Waktu Baca    : Minggu, 29 Juli 2018 Pukul 09.15-10.00 wita

Di asrama Rama tampak aura kesedihan karena Rama harus bersikap kaku kepada adiknya, Bharata dan wajah sedih Bharata selalu terbayang di pikiran Rama. Dalam beberapa hari Rama memperhatikan keanehan dalam sikap para Rsi yang menempati asrama di sekitar pegunungan ituy. Mereka terlihat bercakap-cakap secara rahasia. Melihat gejala itu, rama merasa mereka sedang membicarakan Rama kemudian menemui ke “Kulapati” dan bertanya “Bapak Rsi hamba khawatir tentang keanehan yang ada di asrama di sekitar tempat kita ini. Apakah hamba sec ara tidak sengaja telah melukai hati mereka. Mungkin saudara hamba Laksmana telah melakukan kesalahan atau istri hamba Sita yang kurang menunjukkan rasa hormat”.

Kulapati lalu tersenyum dengan ramah kepada Rama dan berkata “nak, tidak ada kesalahan diantara kalian bertiga, hanya saja para Rsi khawatir terhadap ancaman bahaya raksasa.

====== 000 ======

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

8

Pembaca        : Purwanti Gita Setyawati

Judul buku     : Intisari IPA Biologi

Penulis           : Rose Herlina

Penerbit         : PT. Kawan Pustaka, 2004

Waktu Baca    : Minggu, 29 Juli 2018 Pukul 09.15-10.00 wita

Ilmu biologi merupakan ilmu yang mempelajari  mahkluk hidup dan segala aspek kehidupannya. Lingkungan di sekitar kita terdiri dari makhluk hidup (Biotik) dan makhluk tidak hidup (Abiotik). Sumber makanan yang lengkap terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air.

System pencernaan pada manusia

Saluran pencernaan meliputi mulut, faring (hulu tenggorokan), kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rectum (poros usus) dan anus.

Fungsi hemoglobin adalah untuk mengangkut oksigen ke seluruh sel tubuh.

Organisasi kehidupan

Mahkluk hidup satu sel (uniseluler) contoh amoeba, paramelium dan plasmodium. Tumbuhan uniseluler contohnya ganggang.

Mahkluk hidup banyak sel (multiseluler) contoh: manusia, harimau, ular, pohon manga dan lain lain.

====== 000 ======

 

Cinta Patanjali Kepada Lolupa

Hari ini, ya Hari ini… aku kembali di diingatkan akan kekuatan daripada kasih… kekuatan Maha Agung Cinta

Aku tengah menikmati sarapan ku… Pikiran ku melayang pada buku yang Ada di depan ku….

segera ku selesaikan sarapan ku dan tanpa menunggu, aku mengambil buku bacaan favoritku…

“Yoga Sutra Patanjali”

Aku membaca beberapa halaman dan mencoba menyelaminya. Aku berhenti pada kisah perkawinan Patanjali Sang Maestro Yoga Dengan gadis yang sangat di cintainya bernama Lolupa. Aku terkagum -kagum pada hadiah yang di berikan Patanjali kepada Lolupa…

Sutra-Sutra Dalam Yoga Sutra Patanjali sesungguhnya adalah ajaran nya kepada Lolupa. Ajaran yang diberikannya kepada Lolupa tentu ajaran yang penuh Dengan Cinta… Patanjali menghidupi cintanya pada Lolupa Dengan sebuah Maha karya… yang kemudian menjadi hadiah yang penuh berkah bagi kita umat manusia.

Terimakasih Kepada wanita Mulia Srimati Lolupa… kehadiranMu membuat Patanjali menyelesaikan karya yang sangat penting dalam khasanah Yoga…

kekuatan Maha besar Cinta…

Ketika hati kita penuh Dengan cinta dan kasih… sebuah karya akan lahir .

Daur ulang lah Mind, Pikiran dan perasaan agar lahir Buddhi kemampuan memilah yang tepat dan yang tidak tepat. Memilah yang menyenangkan dan yang memuliakan… pertumbuhan Buddhi Menciptakan kadang yang subur bagi kasih, bagi kepedulian. Kepedulian terhadap Diri, kepedulian terhadap lingkungan… dan kepedulian terhadap alam…

renungan Diri

27062018

Salam Rahayu

Ādnyaninatha

Refleksi: Lahir, Tumbuh, Tua, dan Mati Bag 2 Reinkarnasi dan Memori Evolusi

Terimakasih Pak Triwidodo…

avatar triwidodoGita Kehidupan Sepasang Pejalan

Dalam Bagian 1 disampaikan bahwa kita itu terkena hukum evolusi dan hukum sebab-akibat (hukum karma). Sedangkan keberadaan kita di dunia ini semata untuk menjalani program yang paling cocok bagi pembersihan dan pengembangan jiwa.

Silakan baca: https://gitakehidupansepasangpejalan.wordpress.com/2018/06/04/refleksi-lahir-tumbuh-tua-dan-mati-bag-1-evolusi-dan-hukum-karma/

Kalau dalam 1 kelahiran kita belum mencapai standar capaian pengembangan jiwa tersebut, apa yang akan terjadi?

Reinkarnasi, Lahir Kembali

Yang lahir kembali itu siapa? Bukan badan kita, karena badan kita sudah menjadi bangkai, sudah dikubur atau dibakar. Badan sudah musnah. Badan tidak mengalami kelahiran kembali.

………………

Yang berulang kali mengalami kelahiran dan kematian adalah Ego kita yang begitu kompleks. Keinginan-keinginan yang tidak terpenuhi, obsesi-obsesi terpendam. Semuanya itu yang menyebabkan terjadinya kelahiran kembali.

……………….

Ada tiga unsur utama yang mengaktifkan komputer manusia………  Pertama, badan kasat kita. Ini bagaikan hardware. Kedua, ego kita. Ini bagaikan software dan tentu saja, ketiga, kesadaran yang merupakan aliran listriknya.

Badan kita bisa rusak, berhenti bekerja. Namun software-nya tidak ikut rusak. Ego…

Lihat pos aslinya 856 kata lagi

Buat situs web Anda sendiri, gratis di WordPress.com.Buat situs web Anda sendiri.
Mulai gratis