Hari Kamis adalah Hari Guru

Hari ini, hari Kamis adalah Hari GURU bagi umat hindu. hari penghormatan terhadap Guru. Guru yang dimaksud bukanlah tenaga pendidik. Guru yang dimaksud adalah seorang pemandu Rohani, penerang jalan. Guru dalam arti spirit. guru disini tidaklah selalu “seseorang” tetapi dapat juga hal -hal yang membantu peningkatan batin. pengembangan spiritual. meski demikian memiliki seorang Guru atau pemandu rohani yang berwujud adalah penting. dalam susastra hindu di kenal 4 guru yang di sebut Catur Guru yaitu guru rupaka (orang tua), guru pengajian (guru di sekolah), guru wisesa (pemerintah) dan Guru swadhyaya (sang hyang widhi) .

Dewa Siwa juga disebut sebagai Guru. Brihaspati adalah Guru Para Dewa. 

kesimpulannya hari kamis adalah hari baik untuk praktek spiritual. oleh karena itu banyak yg menggunakan hari kamis sebagai hari untuk mempraktekkan puasa. 

Hari ini saya berbahagia memiliki pengalaman2 yang luar biasa. pertama kami melayat ke rumah duka karena ibunda dari ibu siti hajar yang berpulang ke Pangkuan-Nya, dan saya pun menggunakan kesempatan ini untuk wisata religi. menyentuhkan hati bahwa :

SEBELUM INI SAYA TIADA, DAN SAAT INI SAYA ADA dan KEMUDIAN SAYA AKAN TIADA LAGI. 

sebagaimana doa kematian adalah Om vayur anilam amrtam athedam bhasmantam sariram Om krato smara, klibe smaro, krtam smara (Yayur veda, XL. 15)

Ya tuhan penguasa hidup, pada saat kematian ini semoga ia mengingat wicaksara suci Om, semoga ia mengingat Engkau Yang Maha Kuasa dan kekal abadi, ingat pula kepada karmanya. semoga ia mengetahui bahwa atma adalah abadi dan badan ini akhirnya akan hancur menjadi abu. 

demikian saya selalu mengucapkan mantra ini. semoga yang hidup dan yang mati menyadari bahwa segala sesuatunya akan menjadi abu. dengan menyadari ini, seseorang mengikis kesombongan, harga diri, dan mampu menggunakan waktu dengan baik untuk senantiasa berbuat baik. tiada waktu untuk selalu berbicara dan menilai kekurangan orang lain. 

pengalaman kedua adalah kami pergi mengantarkan sumbangan atau bantuan kepada korban kebakaran di bontang kuala. moment ini pun adalah sangat baik. moment ini untuk melihat Tuhan pada diri orang2 yang sulit, terkena musibah. inipun kesempatan untuk bersadhana. olah spiritual. 

yang ketiga, saya mengunjungi orang yang sakit. inipun bentuk kepedulian, cinta kasih, berbagi duka dan derita. 

pengalaman – pengalaman ini dibagikan untuk tujuan merenungkan diri. untuk mengingat bahwa banyak kebaikan yang dapat kita lakukan. ketik kebaikan adalah yang utama dalam hidup ini. semoga langkah kita menjadi ringan… 

Iklan

Tentang Ni Made Adnyani

Aku suka Menulis, aktifitas Mengajar dan Yoga
Pos ini dipublikasikan di My Life Note. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s