Pengertian, Tujuan dan Manfaat HATHA YOGA

  1. Pengertian Hatha Yoga

Menurut Muktibodhananda, kata Hatha berasal dari gabungan dua beeja mantra yaitu kata ha dan tha. Kata ha mewakili prana, kekuatan vital, dan tha mewakili pikiran, energi mental. Jadi hatha yoga berarti penyatuan kekuatan prana (prana shakti) dan mental (manas shakti). Ketika penyatuan antara kekuatan pranadan mental terjadi, maka terjadi kebangkitan kesadaran yang lebih tinggi (Muktibodhananda, 2013).

Menurut definisi diatas, Hatha Yoga membantu menyelaraskan kedua jenis shakti atau energi yaitu prana shakti dan manas shakti. Pada diri manusia, kedua energi ini biasanya dalam bentuk yang tidak seimbang dan tidak harmonis. Pada keadaan tertentu, prana shakti lebih dominan dan manas shakti lebih rendah, atau sebaliknya. Karena ketidakseimbangan ini, penyakit fisik terjadi atau penyakit mental bermanifestasi. Ketika prana tunduk pada manas shakti, maka seseorang menjadi gila. Hal ini karena terlalu banyak manas shakti, dan terlalu sedikit prana shakti untuk menyeimbangkannya. Ketika prana shaktidominan dan manas shakti patuh, maka seseorang akan menjadi pemarah, bertengkar, menciptakan perang, menyebabkan pembunuhan, melakukan kejahatan dan segala macam perilaku kekerasan. Ini adalah efek dari prana shakti yang tidak seimbang (Muktibodhananda, 2013).

Menurut Sivananda, kata Hatha berasal dari kata ha berarti bulan (Ida Nadi) dan tha  berarti matahari (Pingala nadi). Kedua nadi ini mengalir melalui lubang hidung kiri dan kanan. Hatha Yoga mengajarkan cara menyatukan energi matahari dan bulan, Prana dan Apana di dalam tubuh melalui pengaturan nafas. Hatha Yoga sangat baik untuk kesehatan dan umur panjang. Praktiknya mengatur kerja jantung, paru-paru dan otak. Hal Ini akan meningkatkan pencernaan dan sirkulasi darah. Ginjal, hati, dan semua organ internal lainnya bekerja secara efisien dan menghilangkan segala macam penyakit (Sivananda, 2014).

Pengertian Hatha Yoga sebagaimana diuraikan oleh Sivananda tersebut diatas, Hatha Yoga dapat membantu menyeimbangkan kekuatan negative dan positif dalam tubuh manusia. Ida nadi mewakili kekuatan negatif, aliran kesadaran. Pingala nadi mewakili kekuatan positif, aliran energi vital. Sushumna nadi mewakili kekuatan netral, aliran energi spiritual. Jika Ida Nadi mengalir dan sedang berlatih meditasi, maka seseorang akan tidur dan otak akan menghasilkan gelombang delta. Jika lubang hidung kanan mengalir dan seseorang mencoba bermeditasi, otak akan menghasilkan gelombang beta dan seseorang akan memikirkan banyak pikiran pada saat bersamaan. Ketika kedua lubang hidung mengalir secara bersamaan, itu berarti Sushumnamengalir. Ketika Sushumna mengalir, seseorang dapat bermeditasi tanpa kesulitan. Kebangkitan Sushumnaadalah proses terpenting dalam yoga yang mendahului kebangkitan kundalini (Muktibodhananda, 2013).

  1. Penekanan Shatkarma dalam Hatha Yoga

Shatkarma merupakan persiapan menuju Prānāyāma. Kebanyakan orang menganggap Prānāyāmasebagai latihan pernapasan. Ayama secara harfiah berarti ‘dimensi,’ bukan ‘kontrol.’ Jadi Prānāyāma dipraktikkan untuk memperluas dimensi prana di dalam diri. Dalam Hatha Yoga Pradipika, hal pertama yang dilakukan adalah memurnikan seluruh tubuh, seperti perut, usus, sistem saraf dan sistem lainnya. Tubuh dalam Hatha Yoga terdiri dari elemen halus (tattwa), dan saluran energi (nadi). Saluran energi (nadi) dimurnikan dengan metode neti, dhauti, basti, kapalbati, trataka, dan nauli. Keenam metode ini disebut sebagai enam Kriya dari Hatha Yoga  (Muktibodhananda, 2013).

Kontrol diri dan disiplin diri dimulai dengan memurnikan tubuh. Kekuatan vital (prana) pada seluruh sistem saraf dan berbagai sekresi dalam tubuh harus dijaga dan diselaraskan dengan benar. Namun,Shatkarma sendiri tidak merupakan keseluruhan dari Hatha Yoga. Setelah Shatkarma, selanjutnya seseorang harus berlatih Asana, dan Prānāyāma kemudian dilanjutkan dengan berlatih mudra seperti vajroli, sahajoli, khechari, shambhavi, vipareeta karani dan lain-lain. Dengan cara ini akan memungkinkan untuk mengembangkan meditasi yang mendalam. Praktik-praktik ini akan mendorong pratyahara dan mengarah ke dharana, dhyana dan samadhi (Muktibodhananda, 2013)

  1. Tujuan Hatha Yoga

Dalam Hatha Yoga, pemurnian dilakukan secara menyeluruh. Hatha Yoga juga dikenal sebagai ilmu pemurnian, bukan hanya satu jenis pemurnian tetapi enam jenis. Tubuh harus dibersihkan dengan enam cara berbeda untuk enam kotoran berbeda. Ketika tubuh dibersihkan dari kotoran ini, fungsi nadi dan blok energi dilepaskan. Kemudian energi bergerak seperti frekuensi gelombang di seluruh saluran dalam struktur fisik, bergerak hingga ke otak. Tujuan utama Hatha Yoga adalah untuk menciptakan keseimbangan absolut dari aktivitas dan proses yang berinteraksi dari tubuh fisik, pikiran dan energi. Ketika keseimbangan ini tercipta, impuls yang dihasilkan memberikan dorongan kebangkitan kepada kekuatan sentral (Sushumna Nadi) yang bertanggung jawab atas evolusi kesadaran manusia (Muktibodhananda, 2013).

  1. Manfaat Hatha Yoga

Hatha Yoga memberikan manfaat fisik dengan memperbaiki kesehatan dan mencapai suatu kehidupan yang sehat dan bugar. Berikut ini adalah manfaat dari latihan hatha yoga:

  1. Membantu menurunkan berat badan, memperkuat otot dan sendi, membuat kulit bercahaya, memastikan sistem pencernaan berfungsi lebih baik, mengatasi insomnia, memastikan siklus menstruasi yang teratur, menstabilkan kadar gula darah, merilekskan dan meminimalisir stress, membantu proses detoksifikasi tubuh
  2. Membangun rasa percaya diri, meningkatkan konsentrasi, dan menambah kekuatan pikiran
  3. Untuk dapat menetralisir ketegangan pikiran sebagai akibat bisingnya urusan keseharian
  4. Setelah melalui latihan Hatha Yoga secara teratur kita mampu menjadi tuan bagi tubuh kita sendiri, bebas dari gangguan sakit, awet muda, hidup santai, penuh energi, bebas dari pengaruh emosional, menjadikan hidup ini selalu siap bekerja untuk kesejahteraan umat manusia
  5. Lebih fleksibel, lebih kuat, memperbaiki postur, melindungi persendian dari rematik dan arthritis, melindungi tulang punggung, mencegah osteoporosis, melancarkan peredaran darah, membersihkan limfa, melindungi jantung, menurunkan tekanan darah, menjaga memori, menurunkan gula darah dan kolesterol jahat, serta meningkatkan kecerdasan.

Tentang Ni Made Adnyani

Aku suka Menulis, aktifitas Mengajar dan Yoga
Pos ini dipublikasikan di Bhadra Yoga Sanstha, Materi Pelajaran, Media Pembelajaran, My Life Note, Pendidikan agama Hindu. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s