Catatan Hari Pertama Kerja

hari ini adalah hari pertama masuk kerja setelah libur cuti bersama dalam rangka Hari Raya idul Fitri. semangat dan perasaan bercampur baur. pertama2 mulai agak bingung apakah bisa bangun pagi lagi atau engga, karena selama libur saya sedang “membuat Badan” alias menggemukkan badan. sehingga tadi pagi agak kebingungan apalagi ditambah dengan si penjaga adek tidak masuk kerja.

seperti biasa bangun pagi aku melakukan rutinitas pagi, Yoga, sarapan dan mandi. nah pagi ini saya sudah menyiapkan sarapan enak untuk pagi yang bersemangat ini, namun si penjaga hatiku tetap tidak mau bangun juga… alih2 mau sarapan duduk manis untuk Puja pagi saja ia tak sempat. yang mengesalkan adalah pencitraan yang dibangunnya. kebanyakan testimoni saudaranya mengatakan ia selalu menunggu sarapan namun aku tak menyiapkannya. padahal sebaliknya, aku menyiapkannya tapi ia tak sarapan karena tidak sempat. bagaimana mau sempat, 15 menit sebelum berangkat ia baru bangun. ohhh…. sabar jeeee

hal lain yang terjadi dan tak lepas dari perhatianku adalah sikap buru burunya. ia selalu terburu2, selalu saja genting, selalu saja tegang. sikpnya itu membuat ia lupa hal hal kecil seperti memberi salam untuk berangkat, apalagi mau mengecup kening kami berdua, aku dan anakku.

aku mencoba untuk menjadi benar benar sadar akan pilihan pilihannku dan tindakan tindakanku. aku berupaya untuk tetap ceria. sebenarnya aku tidak mengupayakan keceriaan seperti seorang pemain drama yang sedang akting, tapi memang keceriaan muncul dari dalam dan tentu saja keceriaan itu berasal dari upaya Yoga yang kulakukan secara tekun.

hari ini, masuk kerja dengan semangat baru dan keceriaan yang tetap tak terganggu oleh sikap acuhnya. hari ini pula aku merasa sangat menikmati sebuah perjalanan yang menantang dan berkesan.

Terimakasih Tuhan atas segala keindahan hari ini….

Catatan Perjalananku di Kota Palangka Raya, kota Cantik dan Datar

hemm, baru sempat menulis nih, padahal sudah seminggu yang lalu kembali dari Kota Palangka Raya. Kota palangkaraya itu memang cantik dan asri. yang berkesan adalah wilayahnya yang datar banget. jauh sekali dengan kalimantan timur yang berbukit bukit.

kedatanganku di kota itu adalah dalam rangka mengikuti orientasi peningkatan Mutu Guru Agama Hindu se kaliantan tahun 2012. ini adalah kali kedua aku mengikuti kegiatan yang serupa. yang pertama dilaksanakan di Hotel Grand Sawit Samarinda Kalimantan Timur dan untuk tahun ini dilaksanakan di palangka Raya. menerima undangan untuk mengikuti kegiatan ini aku sambut dengan perasaan gembira bukan main, sebab aku memang belum pernah datang ke kota itu. nama kota itu telah sering ku dengar dan terasa tidaklah asing karena ada Kampus Hindu disana yang bernama STAH Tampung Penyang. selain itu, banyak juga sahabatku tinggal di propinsi Kalimantan tengah itu. tidak hanya itu, PR 3 IHDN denpasar pada saat aku masih kuliah dan menjadi Mahasiswa di Kampus IHDN itu, kini menjadi Ketua STAH tampung Penyang sehingga menambah semangatku untuk datang kesana.

ada kesan yang unik yang kurasakan, aku flight ke Palangkaraya namun transit di Surabaya, lucu khan? mau ke wilayah sesama Kalimantan saja harus ke Jawa dulu. tapi aku tetap Happy karena hampir semua teman yang berasal dari Kaltim dan serombongan denganku juga mengalami hal yang sama. tidak hanya itu, belakangan aku mengetahui bahwa teman temanku yang dari Kalimantan Barat (Pontianak) juga transit ke tanah jawa, ada yang transit di jakarta dan ada juga yang transit di Surabaya. seruuu khan…

sesampai di Palangkaraya, aku check in di Swiss Belhotel karena kegiatan dilaksanakan disana, aku disana selama 4 hari tanggal 13 – 16 Agustus 2012.

kegiatannya cukup seruuu, aku berkenalan dengan banyak teman… aku sangat bersemangat dan antusias, sebenarnya bukan karena hal hal yang terjadi dalam acara orientasi itu, tapi karena aku memang selalu antusias, hahahahahaha

karena terlalu antusias, pada malam harinya pastilah aku sangat kelelahan. tapi itu tidak terlalu berarti karena aku memiliki cara untuk meringankan kelelahan. sekali lagi, YOGa. aku tidak lupa untuk tetap Yoga setiap pagi sekalipun kita diminta untuk siap pada pukul 06.00 WIB. aku tidak akan meninggalkan agenda pentingku untuk Yoga. I Love YOGA.

lanjutt pada hari penutupan, aku mendapat kehormatan dari panitia pelaksana kegiatan untuk menjadi MC (Master of Ceremony). wow, senang banget sekaligus berdebar karena aku sudah lama tidak menekuni bidang MC ini lagi. aku memang suka berbicara di depan umum. aktifitas seperti MC, Mimbar, Pidato ataupun Dharmawacana menjadi aktifitas favoritku.

setelah aku sukses memandu acara penutupan itu, aku merasa bersemangat lagi untuk pulang ke rumahku karena aku sudah merindukan buah hatiku. kami keluar hotel pada pukul 07.00 pagi waktu setempat. aku bersemangat karena ini adalah petualangan baru. perjalan ini kuawali dengan mengunjungi Pura Dalem Prajapati Palangkaraya, lalu ke Pura PitaMaha Kota Palangkaraya. Pura Pitamaha sangat megah dan hebat. tentu dengan Balineses stylenya. aku tidak sempat mengunjungi Bale Basarah yang menjadi Tepat persembahyangan bagi umat Hindu Kaharingan. aku juga tidak menemukan suatu tempat suci yang mencirikan akulturasi antara Bali dan Dayak. tapi tak mengapa, mungkin hanya aku yang tidak tau tempatnya ada dimana.

tidak Lupa, aku juga sempat mampir di Sai Centre kota Palangkaraya, tempatnya indah dengan aura yang luar Biasa. begitu aku duduk aku langsung terhanyut dalam kegembiraan yang tak terjelaskan.

akhir kunjunganku ku tempuh dengan mengunjungi rumah Bapak yulianson, warga Hindu Kaharingan yang juga lama mengajar di kalimantan Timur. aku tidak melupakan Beliau sebab beliau juga pernah datang ke Bontang, ke kota kecilku ini untuk menjelaskan tentang Hindu Kaharingan bersama Ibu Tiwi Etika.

kepulanganku ke Balikpapan ku tempuh melalui Syamsuddim Noor international airport Banjarmasin. karena melalui Banjarmasin maka, aku dan rombonganku memilih naik travel dari kota Palangkaraya menuju Banjarmasin. disinilah kulihat kota ini sebagai kota yang demikian datar dan tak berbukit. sangat lapang. setelah menempuh perjalanan panjang, sampailah aku di Banjarmasin, aku tidak lupa mampir ke Martapura yang sangat terkenal dengan kerajinan kalimantannya. aku membeli beberapa oleh oleh lalu kulanjutkan perjalanan.

penerbangan Banjarmasin ke Balikpapan hanya ditempuh dalam waktu 35 menit. setelah di Balikpapan, Travelku sudah menjemputku. dan pada dini hari pukul 03.30 aku sampai di rumah mungilku..

terimakasih Tuhan atas keindahan kenangan ini…

with Love

Inner peace, Communal Love and Global Harmony

Warm Regard…

%d blogger menyukai ini: