GIITAA MAHATMYA

Sloka 1 Dharo’vaacha: Bhagavan parameshaana bhaktiravyabhichaarinee; Praarabdham bhujyamaanasya katham bhavati he prabho.   Bhumi, Ibu Pertiwi berkata : Oh Tuhan, O Yang Maha Kuasa! Mohon menjelaskan kepada hamba, bagaimanakah seseorang dapat mengembangkan rasa cinta kasih bhakti yang tidak tergoyahkan kepada Anda, sementara ia sibuk dalam berbagai kegiatan di dunia material ini?   Sloka 2 SriLanjutkan membaca “GIITAA MAHATMYA”

Indonesiaku

Dalam DNA manusia Indonesia masih terwaris budaya asal tersebut, sehingga Islamnya warga Indonesia adalah Islam model Indonesia, Kristen/Katholik cara Indonesia, Buddha/Hindu ala Indonesia……… ada tradisi “mudik”, “nyekar”, “sungkem”, “mutih”, “mengheningkan cipta”, “slametan”, “nyewu”(seribu hari), “haul” (kol-kolan), “padusan”, “grebek”, “ngabuburit”, salat yang sering bolong dan sebagainya….. Sejarah panjang perjalanan bangsa justru mengugkapkan bahwa “agama asli” bersikapLanjutkan membaca “Indonesiaku”