Teguh Dalam Ahimsa, Maka Himsa (Kekerasan) Tidak Dapat Bertahan

YOGA SUTRA PATANJALI, II.35

“Ahimsa Pratisthayam tat sannidhau vairatyaghah”

Berhadapan dengan seseorang yang teguh dalam Laku ahimsa atau sikap tanpa kekerasan, maka kekerasan tidak dapat bertahan. Pengertiannya adalah segala sikap penuh kekerasan akan runtuh atau berakhir dengan sendirinyaLanjutkan membaca “Teguh Dalam Ahimsa, Maka Himsa (Kekerasan) Tidak Dapat Bertahan”

MEMBACA BUKU, BUTUH PEMBIASAAN

Di indonesia, aktivitas membaca buku pernah menjadi privelese golongan tertentu. Hanya kalangan priyayi saja yang bisa mengakses dan membaca buku. Tapi kini, siapa pun bisa melakukannya selama ia menginginkannya. Kendati begitu, membaca buku masih belum menjadi budaya di negeri kita. Membangun budaya membaca mesti dimulai dari perubahan paradigma berpikir, bahwa membaca adalah suatu kegiatan spiritual, kegiatan yang memberi spirit pada setiap individu. Kegiatan yang dilakukan secara rutin dan terus menerus akan membentuk kebiasaan, kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan terus menerus membentuk karakter dan karakter yang baik akan menentukan masa depan generasi yang berkualitas. Kebiasaan dan karakter itulah yang membentuk nilai-nilai Budaya. Budaya yang baik dapat dibentuk. Dengan usaha yang keras, kita dapat membentuk budaya baru yang menunjang kehidupan di era modern ini.Lanjutkan membaca “MEMBACA BUKU, BUTUH PEMBIASAAN”

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai