Berpegang Pada Kebenaran, Kita Tidak Dapat Berdusta

Banyak diantara Kita mengeluhkan kondisi masyarakat kita sendiri. banyak orang tidak sesuai antara kata-kata dan tindakannya. tidak ada keselarasan. kita sendiri hanya “berkomentar” pada kondisi itu, kita tidak menjadi “ksatriya” untuk menjadi contoh yang memiliki keselarasan itu. kita mesti berusaha dengan pertama-tama berpegang pada kebenaran, berpegang pada kejujuran, berpegang pada Satya

Teguh Dalam Ahimsa, Maka Himsa (Kekerasan) Tidak Dapat Bertahan

YOGA SUTRA PATANJALI, II.35 “Ahimsa Pratisthayam tat sannidhau vairatyaghah” Berhadapan dengan seseorang yang teguh dalam Laku ahimsa atau sikap tanpa kekerasan, maka kekerasan tidak dapat bertahan. Pengertiannya adalah segala sikap penuh kekerasan akan runtuh atau berakhir dengan sendirinya

Buku Pedoman Guru Agama Hindu Kelas X

Om Swastyastu Buku Pedoman Guru adalah buku tulisan guru yang berisi rencana kerja tahunan guru.  Isi rencana kerja tersebut paling tidak meliputi upaya dalam meningkatkan/ memperbaiki kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi proses pembelajaran. Pada rancangan itu harus pula disajikan rencana kegiatan yang akan dilakukan. Melalui rencana kerja tersebut, guru mempunyai pedoman untuk mengembangkan profesinya. BukuLanjutkan membaca “Buku Pedoman Guru Agama Hindu Kelas X”

Renungan #Gita: Identifikasi Diri dengan Kebendaan Membuat Kita Bisa Terkena Gangguan Jiwa

Originally posted on Gita Kehidupan Sepasang Pejalan:
Masih tentang Layar Kesadaran dan Gambar-Gambar Materi yang sedang diproyeksikan di Layar. Bagi yang belum, silakan baca Renungan Diri: Pencerahan dan Hasil ‘Pengalihan’ Perhatian dari Gerak Film Dunia ke Layar di Belakang. https://gitakehidupansepasangpejalan.wordpress.com/2015/04/11/renungan-diri-pencerahan-dan-hasil-pengalihan-perhatian-dari-gerak-film-dunia-ke-layar-di-belakang/ Cover Buku Bhagavad Gita Menyeimbangkan Materi dan Spiritual = Menyetarakan Materi dengan Spiritual = Mengidentifikasikan…

Dari Mencari Jodoh sampai Perubahan Arah Kehidupan dengan Tahapan Chatur Ashram

Originally posted on Gita Kehidupan Sepasang Pejalan:
Gita Kehidupan Sepasang Pejalan Bagian 16   Cover Buku Bhagavad Gita Penjernihan Pandangan oleh Bhagavad Gita “Bersyukurlah pada Gusti Pangeran atas segala rezeki dan materi lainnya, termasuk pasangan, anak, segala yang kita miliki. Tetapi jangan berhenti. Raih pula berkah-Nya. Baca ulang beberapa ayat sebelumnya – Krsna sudah menjelaskan…

Renungan Diri: Mendidik Anak demi Obsesi Mimpi Orangtua atau Mimpi Anak Sendiri?

Originally posted on Gita Kehidupan Sepasang Pejalan:
Cover Buku Kehidupan “Anda kirimkan anak-anak ke sekolah. Tidak ada salahnya, tetapi tujuan Anda untuk mengirimkan mereka ke sekolah itu yang salah. Anda mendambakan gelar bagi mereka. Anda mempunyai harapan sendiri. Anda punya mimpi-mimpi Anda sendiri yang tidak terwujud. Sekarang Anda berharap bahwa mereka akan mewujudkannya. Harapan-harapan Anda…

Renungan Diri: Perekat Rumah Tangga Kita Harta-Benda, Kewajiban atau Kasih?

Originally posted on Gita Kehidupan Sepasang Pejalan:
Cover Buku Jangka Jayabaya “Untuk menciptakan kerukunan dalam keluarga, kita membutuhkan perekat. Perekat apa yang kita miliki ? Harta benda, uang? Seorang istri menghormati suaminya karena ia masih mampu mencari nafkah dan membiayai keluarga. Suami membutuhkan istri untuk menjaga rumah dan merawat anak-anak mereka. Anak pun menghormati orangtua…

Gayatri Mantra / Savitri Mantra

Om gam ganapatha ye namaha Om bhur bhuavah svah Tat savitur varenyam Bhargo devasya dhimahi Dhyoyo nah praco dayat Pendahuluan Gayatri Mantra sangat populer di kalangan umat Hindu. Gayatri di dilafalkan setiap melaksanakan tri sandhya, pajgi, siang dan sore/malam. Gayatri juga di lafalkan di setiap kesempatan, dan di segala kondisi. Karenanya Gayatri sangat aplicable. MinimalLanjutkan membaca “Gayatri Mantra / Savitri Mantra”

Buat situs web Anda sendiri, gratis di WordPress.com.Buat situs web Anda sendiri.
Mulai gratis